Hindari Konflik Horizontal
Toleransi Antar Umat Beragama Berjalan Baik di Padang Pariaman
Padang Pariaman--Pejabat Bupati Rosnini Savitri mengatakan, bahwa konflik horizontal dapat menghambat laju pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Padang Pariaman. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi, agar tetap damai dan kondusif sehingga iklim investasi terjaga dengan baik sehingga pembangunan dapat terus berjalan.
"Kita ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat. Seperti Bapak Jokowi sampaikan, bahwa negara harus hadir dalam kehidupan bermasyarakat," kata dia usai rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di ruang rapat bupati di Parit Malintang, Rabu (20/1).
Hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman Mothia Aziz Datuak Nan Basa, Kapolres AKBP Roedy Yoelianto, Dandim 0308 Letkol. Inf. Persada Alam, Sekda Jonpriadi dan sejumlah SKPD dan tokoh masyarakat.
Katanya, konflik horizontal di sejumlah daerah harus dicegah sedini mungkin. Untuk itu pemerintah dan seluruh anak bangsa harus berkomitmen untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan penegakan hukum di tanah air.
"Kita cegah potensi konflik, pemerintah harus mempunyai perekat, yaitu Pancasila dan mampu menegakkan hukum. Itu kunci utamanya," kata Rosnini.
Menurutnya, dengan Pancasila semangat kebhinekaan dan toleransi rakyat Indonesia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka hal itu bisa mengurangi perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan.
"walau berbeda-beda tapi kita tetap satu. Bhinekka Tunggal Ika. Alhamdulillah, toleransi antar umat beragama sudah berjalan baik di Padang Pariaman," kata Kapolres AKBP Roedy Yoelianto.
Ia juga mengingatkan masyarakat, agar tidak terpancing dan terpengaruh dengan tidakan yang mengganggu kerukunan antar umat beragama. Aparat kemanan diminta menindak tegas pihak-pihak yang mencoba memprovokasi masyarakat Padang Pariaman.
Hal yang menjadi sorotan, maraknya penambangan ilegal galian C yang sudah mengganggu kesehatan dan terjadinya kerusakan lingkungan. Upaya pecegahan dan penindakan telah dilakukan dengan menggelar razia rutin, dan membentuk Tim Satuan Keamanan dan Ketertiban Kabupaten (SK4).
Persoalan lain yang perlu disikapi serius, adalah narkoba. Dalam beberapa bulan terakhir saja Polres Padang pariaman sudah menangani puluhan perkara narkotika. Bupati yang juga Kadis Kesehatan Propinsi Sumbar itu menghimbau agar bahaya penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sedini mungkin secara bersama-sama, mulai dari lingkup terkecil seperti di lingkungan keluarga hingga lingkup yang lebih besar. (501)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar