Sabtu, 16 Januari 2016

Gafatar Pernah Ada di Padang Pariaman

Gafatar Pernah Ada di Padang Pariaman

Padang Pariaman--Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ternyata pernah aktif dan ada di bumi Padang Pariaman. Organisasi yang membuat resah banyak orang, karena dinilai banyak melakukan penyelewengan dan penyimpangan di bidang aqidah itu pernah terdaftar di Kesbangpol dan Linmas daerah itu pada 2011 lalu.
    Kepala Kesbangpol dan Linmas Padang Pariaman Yusmanda menyebutkan, dari 99 Ormas yang terdaftar di lembaga ini, termasuk satu di antaranya Gafatar. "Tetapi, belakangan ini melihat SK-nya tampaknya sudah tidak berlaku lagi, alias sudah habis masa periodesasi kepengurusannya," kata Yusmanda.
    "Secara kelembagaan, kita belum melihat sepak terjangnya di daerah ini. Eksistensinya pun tak begitu terlihat lagi," ujar Yusmanda. Namun, demikian masyarakat diminta untuk mewaspadai ajaran ini, karena telah dinyatakan sebagai lembaga yang merusak aqidah masyarakat itu sendiri.
    Menurut Yusmanda, pihaknya semakin curiga lantaran adanya berita hilangnya enam orang warga Kayutanam, yang diduga ikut Gafatar tersebut. "Terhitung sejak 7 Januari kemarin, enam orang warga itu hilang dari peredaran. Namun, keluarganya mengaku sempat tersambung komunukasi, tetapi tak bersua," ujar Yusmanda.
    Dari laporan yang diterimanya, keenam orang itu punya hubungan keluarga yang saling terkait satu sama lainnya. "Kita khawatir saja, kalau-kalau mereka ikut dan bergabung dengan aliran Gafatar ini. Namun demikian, kita tetap berharap, warga itu bisa kembali lagi ke pangkuan keluarga tercintanya," harap Yusmanda.
    Selaku Kepala Kesbangpol dan Linmas, Yusmanda tetap melakukan pengawasan terkait persoalan kelompok-kelompok yang dicurigai, meresahkan masyarakat. "Kita ingin, di tengah persaingan yang semakin ketat, pergaluan yang semakin bebas ini masyarakat Padang Pariaman mampu memilah dan memilih mana organisasi yang patut dan mungkin untuk dimasuki," ujarnya. (501)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar