Sabtu, 16 Januari 2016

PAC PDIP Kecamatan Lubuk Alung Mengaku Tidak Ikut Mosi tak Percaya

PAC PDIP Kecamatan Lubuk Alung Mengaku Tidak Ikut Mosi tak Percaya

Lubuk Alung--Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Lubuk Alung, Jondedi membantah, kalau partai di kecamatan yang dia pimpin itu ikut mosi tak percaya pada pimpinan DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman, bersama 11 PAC lainnya, sebagaimana diberitakan Singgalang, Kamis (14/1) lalu.
    "Secara institusi dan kelembagaan, saya Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lubuk Alung tidak pernah ikut hal itu, dan tidak ada pula tandatangan saya," tegas Budur, panggilan akrap Jondedi.
    Budur yang anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Padang Pariaman ini menilai, apa yang di lakukan Sekretaris PAC-nya; Taufiq Tanjung untuk ikut dalam mosi tidak percaya, sama sekali di luar jangkauan PAC secara lembaga.
    Budur selaku orang yang baru saja jadi anggota dewan, menggantikan posisi Herry Syahnil mengaku sangat tidak mungkin melakukan hal demikian. "Dari awal saya telah sampaikan ke Taufiq Tanjung, bahwa PAC PDI Perjuangan Kecamatan Lubuk Alung tidak ikut. Tapi di masukannya juga," kata dia.
    Memang, sebelumnya PAC Kecamatan Lubuk Alung masuk dalam barisan mosi tidak percaya bersama 11 PAC lainnya di Padang Pariaman terhadap pimpinan DPC di bawah kendali Salman Hardani dan Mayadi.
    Taufiq Tanjung, Koordinator PAC PDI Perjuangan yang menyatakan mosi tak percaya, yang sekaligus Sekretaris PAC Lubuk Alung demikian, telah menuangkannya secara tertulis, yang langsung pula diantarkannya ke DPP PDI Perjuangan di Jakarta.                    Inti mosi tak percaya yang dilakukan 12 PAC, pengakuan Taufiq Tanjung itu, terkait dalam banyak hal. Di antaranya, tidak ada transparansi anggaran partai, gagalnya PDI Perjuangan dalam mengusung calon kepala daerah dalam Pilkada serentak akhir tahun lalu, dan sejumlah persoalan lainnya yang harus ditangani secepatnya.
    Meskipun mengakui hal itu sebuah kewajaran, Ketua DPC PDI Perjuangan Padang Pariaman Salman Hardani menegaskan, kalau partai yang dia pimpin itu tidak mengenal istilah mosi tidak percaya. (501)

1 komentar: