Penambang Hilang Seketika
Tim SK4 Padang Pariaman Sidak Galian C Pasir Baru
Sungai Limau--Aktivitas penambang galin C ilegal di sepanjang aliran Batang Nareh sudah sangat meresahkan masyarakat Korong Pasir Baru, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau. Sejak beberapa bulan terakhir telah terjadi pengikisan atau runtuhnya tebing sungai dan kerusakan lingkungan.
"Kita sudah kirim laporan kepada Ibu Bupati, Ketua DPRD dan juga Kapolres. Alhamdulilah, hari ini langsung ditanggapi," kata Walikorong Pasir Baru Ali Murtim di Dermaga Pasir Baru, Selasa (12/1).
Masyarakat berharap, Pemkab Padang Pariaman dapat menindak tegas para pelaku penambang ilegal dan menyita mesin dompeng yang beroperasi di sepanjang aliran Sungai Batang Nareh.
Menurut pantauan masyarakat, terdapat tiga unit mesin dompeng yang beroperasi setiap harinya. Artinya penambng ilegal ini sudah beritikad tidak baik terhadap kerusakan lingkungan yang di timbulkan seperti banjir.
Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Tim Satuan Koordinasi Ketertiban dan Keamanan Kota (SK4) Pemkab Padang Pariaman langsung menuju empat titik lokasi penambang galian C. Sidak yang dilakukan Tim SK4 diduga bocor karena tidak satupun ditemukan mesin dompeng atau truk mengambil pasir.
"Atas perintah Ibuk Bupati, kita langsung berkoordinasi dengan Polres Kota Pariaman dan turun langsung ke TKP dengan Tim SK4. Sidak ini diduga sudah bocor," kata Kasat Pol PP Padang Pariaman M. Taufik.
Pejabat Bupati Padang Pariaman melalui Kabag Humas Hendra Aswara mengatakan, bahwa Pemkab berkomitmen menertibkan tambang galian C ilegal yang sudah meresahkan masyarakat dan mengakibatkan kerusakan lingkungan.
"Kita sudah pasang papan larangan menambang galian C di Batang Nareh. Ibu Bupati juga minta Tim SK4 menggelar razia sudah rutin dan secara rahasia," kata Hendra. (501)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar