Enam Lingkung Raih Predikat Terbaik
KPU Padang Pariaman Lepas Kepergian PPK di Mifan Padang Panjang
Padang Panjang---Sejuknya Kota Padang Panjang di tengah alunan musik yang cukup mengasyikan di kawasan Mifan, ikut melepas "kepergian" Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Padang Pariaman. Mereka, para petugas Pilkada 9 Desember lalu itu dibubarkan secara resmi oleh induknya, KPU tentunya dengan ucapan terima kasih atas dedikasi yang diberikan dalam kesuksesan Pilkada itu sendiri.
KPU Padang Pariaman dibawah pimpinan Vifner sengaja melakukan pembubaran panitia ad hock ini di Mifan Padang Panjang, tentu ingin adanya suasana baru yang dirasakan, setelah sekian lama bekerja, menuai berbagai kritikan dan tekanan dari berbagai pihak dalam melakukan hajatan lima tahun sekali tersebut.
Evaluasi pelaksanaan tahapan dan penyusunan laporan, serta pembubaran badan penyelenggara ad hock Pilkada serentak 2015 judul acaranya. Berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (26-27/1). Di samping melibatkan 17 PPK di Padang Pariaman, KPU juga mengikut-sertakan para pemangku kepentingan lainnya, seperti Pemkab beserta Muspida, pimpinan Ormas, OKP, wartawan, LSM, Forum Walinagari, pimpinan LKAAM, pimpinan partai politik, Panwaslu, dan pihak lainnya.
Ketua KPU Sumbar Amnasmen saat membuka acara demikian menilai, bahwa evaluasi patut dilakukan KPU, agar bisa mengukur tingkat keberhasilan dan kegagalan dalam Pilkada itu sendiri. "Evaluasi ini diharapkan bisa jadi masukan untuk Pilkada berikutnya. KPU Padang Pariaman pantas diberikan apresiasi, karena telah sukses menggelar pesta demokrasi ini dengan baik," kata dia.
Sementara, Ketua KPU Padang Pariaman Vifner menyebutkan, bahwa selama ini selesai Pilkada atau Pileg dan Pilpres keberadaan PPK tidak lagi diketahui. "Baru kali ini kita bubarkan secara resmi, sekalian diberikan reward dan penghargaan bagi yang mampu meraih prestasi selama penyelenggaraan Pilkada," kata dia.
Dari 17 PPK di kabupaten itu, hanya satu PPK yang dinilai berhasil melakukan Pilkada dengan baik, menurut penilaian KPU yang dilakukan sebelum evaluasi. Yakni PPK Kecamatan Enam Lingkung. Kepada lima orang pimpinan dan anggota PPK tersebut, di samping diberikan piala bergilir, piagam penghargaan juga diberikan piala tetap, dan masing-masingnya pun diberikan pin emas berlogo KPU.
Selama evaluasi yang para peserta dibagi dalam beberapa kelompok, banyak hal yang dijadikan catatan penting untuk pembenahan pelaksanaan Pilkada itu sendiri pada masa berikutnya. Mulai dari soal daftar pemilih tetap, partisipasi pemilih yang selalu menurun, sosialisasi yang kurang maksimal, hingga ke persoalan logistik yang membuat penyelenggara tingkat bawah merasa kewalahan.
Namun demikian, KPU Padang Pariaman cukup dapat aplus dari banyak pihak, karena telah berhasil melakukan Pilkada. Tidak ada pula gugatan dari pihak yang kalah, sehingga Bupati dan Wakil Bupati terpilih Ali Mukhni - Suhatri Bur langsung ditetapkan, tanpa harus komisioner KPU bolak-balik ke Mahkamah Konstitusi (MK). Apalagi, petugas di tingkat bawah dibubarkan pula dengan cara yang sangat baik, bapailah tinggalah, ada penghargaan dan reward. (501)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar