Sabtu, 12 Januari 2019

MDMC Sumbar Galang 500 Paket Randang untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Padang--Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat mengirim tiga relawan dengan masa tugas dari 25 - 31 Desember 2018 lalu untuk respon tanggap darurat sekaligus assessment bencana tsunami yang terjadi pada 22 Desember, longsor akibat erupsi gunung anak Krakatau yang mengakibatkan kenaikan muka air pantai di Kalianda dan Raja Basa, Lampung Selatan, tepatnya di 19 desa terdampak yang terletak di pesisir Lampung Selatan.


Tim pertama terdiri dari Medi Hendra, Roni Hidayat dan Fahrul Rizal yang masa tugasnya berakhir pada 31 Desember 2018. Telah melakukan aktivitas kebencanaan selama masa tanggap darurat sampai masa tugas berakhir dan telah menyalurkan bantuan berupa 100 tikar, 4.000 masker dan pakaian layak pakai.


Menurut Medi Hendra, Ketua MDMC Sumatera Barat, Berdasarkan data di lapangan gelombang pertama pada pukul 21:20 WIB dan gelombang kedua pukul 21:33 WIb yang berdampak langsung kepada warga bahkan menelan korban jiwa.


Jumlah korban akibat tsunami di wilayah Lampung Selatan saat ini tercatat 118 jiwa, yang luka-luka 427 Jiwa.
"Per Januari, pengungsi tercatat 7.942 jiwa. Ada tiga tipe pengungsi; pengungsi di bukit, di gedung dan pengungsi di rumah.
Diperkirakan masa pengungsian akan berlangsung lama bahkan ada sinyal dari pemerintah untuk relokasi. Maka saat ini penyaluran bantuan terus berlangsung dan tim posko MDMC juga mengupayakan untuk pengadaan hunian sementara (Huntara) bagi warga yang mengungsi," kata Medi Hendra.
Menurut dia, u
Untuk tim relawan, MDMC saat ini memusatkan pos koordinasi di Gedung Dakwah Muhammadiyah, jalan Simpang Fajar no 5 Way Urang Kalianda, Lampung Selatan.

Sebagai tindak lanjut dari tim respon tahap satu, Kamis, 10 Januari, MDMC kembali mengirimkan tim relawan tahap dua, terdiri dari enam orang; Fortito, Anton Risno, Imam Trisna dan Hendri Novizal, serta dua orang tim medis dari Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman yang selalu menjadi mitra MDMC Sumatera Barat dalam setiap respon bencana.
"Kita juga akan menyalurkan bantuan 150 selimut dan 150 kelambu dan insya Allah sedang digalang juga 500 paket randang dibawah koordinasi Lazismu Sumatera Barat," kata Media.


Relawan tahap dua yang terdiri dari enam orang dengan masa tugas tujuh hari yang berakhir 17 Januari mendatang. Diharapkan dapat melakukan aktivitas kebencanaan dengan baik dan bisa membantu tim relawan dalam mendistribusikan bantuan kepada warga karena relawan yang di kirim sudah memiliki kapasitas dan keahlian masing-masing dalam respon bencana. (501)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar