-Kalahkan Batas Kota V Koto Timur
Labergo FC Juara Group A, dan Siap Masuk Final
Nan Sabaris--Pertandingan antara Labergo FC dari Pungguang Kasiak Lubuk Alung dengan Batas Kota V Koto Timur, Rabu (7/9) di lapangan Lubuk Ipuh, Kenagarian Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, Padang Pariaman berlangsung seru dan alot. Betapa tidak, kedua keseblasan sama-sama ingin mencari kemenangan, lantaran memperebutkan juara group. Agaknya, sang dewi fortuna lagi berpihak kepada Labergo. Lima menit menjelang pluit panjang dibunyikan wasitpertanda berakhirnya permainan, Labergo FC berhasil membobol gawang Batas Kota V Koto Timur.
Dengan demikian, Labergo FC juara group A, dan selanjutnya telah dipastikan masuk final, setelah sebelumnya anak-anak Labergo itu mampu menaikkan poinnya dengan mengalahkan perantau Lubuk Ipuh, dengan skor 7-0. Pada pertandingan sore Rabu itu, tampak diantara kedua keseblasan berjalan imbang, walaupun wasit yang memimpin permainan termasuk paling banyak mengeluarkan kartu hijau terhadap kedua keseblasan.
Bahkan pada babak pertama, wasit sempat mengeluarkan kartu merah buat seorang pemain Batas Kota V Koto Timur, dan akhirnya pemain yang bernama Anif, dengan nomor punggung 15 itu langsung keluar lapangan. Dengan kekuatan hanya 10 orang, anak-anak Batas Kota V Koto Timur tetap bertahan. Namun, Hanif dengan nomor punggung 9 pemain depan Labergo FC pada saat menjelang berakhirnya permainan, mampu membawa bola dengan bagus dan cantik, sehingga berubah kedudukan menjadi 1-0.
Tim manager Labergo FC tampak senang dan gembira sekali. Sebab, pemain asuhannya telah mampu melewati ambang batas pertama, dengan berhasil jadi juara di group A, dan selanjutnya mempersiapkan diri untuk menghadi final, dalam memperebutkan piala dan tabanas Karang Taruna Kemuning Indah, yang langsung disponsori oleh perantau kampung itu.
Ketua panitia, Syaiful Amri yang sekaligus Ketua Karang Taruna Kemuning Indah kepada Singgalang menyebutkan, semua rangkaian pertandingan berjalan cukup baik, dan memuaskan. Pada pertandingan Senin lalu, antara FC Parma dari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung yang berhadapan dengan Rentar dari Sunua di group B, hanya menghasilkan imbang, yakni 2-2.
Sementara di group C, yang main Selasa nya antara tuanrumah Porlib melawan Tigo sapilin dari Ulakan, menyebabkan tuanrumah kalah 1-0 atas Tigo Sapilin. "Nanti finalnya juga terjadi segi tiga, lantaran groupnya tiga pula. Kita ingin, semua permainan yang ditampilkan oleh tim, harus mencerminkan nilai-nilai silaturrahim yang baik, sehingga mampu membawa nama baik klub itu sediri," kata dia. (dam)
Rabu, 08 Februari 2017
Walinagari Lubuk Pandan Minta Dukungan Perantau
Walinagari Lubuk Pandan Minta Dukungan Perantau
Lubuk Pandan--Pernah berjuluk tampang tak sudah, Kenagarian Lubuk Pandan di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman sejak beberapa tahun terakhir maju pesat dalam berbagai sektor pembangunan. Tak hanya fisik, sektor non fisik pun tidak ketinggalan.
Menapaki tahun 2017, Walinagari Lubuk Pandan Budiman telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2018 berlangsung penuh semangat.
"Alhamdulillah, semua unsur masyarakat proaktif mengemukakan usulan kegiatan untuk tahun depan," ujar Budiman, Kamis lalu. Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Andalas ini menambahkan, Musrenbang yang berlangsung sehari penuh, Senin (30/1), dibuka Wakil Bupati Suhatri Bur Datuak Putiah serta dihadiri Wakil Ketua DPRD Mothia Azis Datuak Nan Basa dan Camat Azwarman.
Sepanjang tahun 2016 lalu, lanjut Budi, Nagari Lubuk Pandan berhasil melaksanakan berbagai program pembangunan dan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Di samping itu, pembangunan lantai dua kantor walinagari pun selesai pula.
"Hal yang menggembirakan, kita berhasil meraih prestasi sebagai peringkat II Pemeringkatan Badan Publik oleh Komisi Informasi Sumbar. Atas prestasi ini, kita menerima piagam penghargaan dan piala yang diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Hotel Bumiminang, Kota Padang," papar pria kelahiran 4 Desember 1977 ini.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya bisa diraih jika penyelenggara pemerintahan bekerja dengan keterbukaan informasi yang dapat diakses publik. Oleh karena itu, dengan dukungan anak nagari sebagai tim teknologi informasi, Budi menggagas website http://www.lubukpandan.com/ yang berisi beragam konten.
Budi menyebutkan, untuk tahun 2017 Nagari Lubuk Pandan memperoleh kucuran Alokasi Dana Nagari (ADN) dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Rp821 juta dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Pusat Rp800 juta. "Angka itu baru bocoran, belum informasi resmi," katanya menimpali.
Dibanding tahun 2016 besaran alokasi tersebut memang menurun. Hal itu, jelas Budi yang didampingi Sekretaris Nagari Melsy Anrani, mungkin imbas dari pemekaran dan penambahan 43 nagari di Kabupaten Padang Pariaman terhitung sejak 14 Oktober 2016. Tahun 2015 Nagari Lubuk Pandan memperoleh ADN Rp1,112 miliar dan ADD Rp652 juta.
Mengingat banyaknya desakan pembangunan yang diajukan masyarakat, Budiman meminta dukungan perantau asal Lubuk Pandan dalam bentuk bantuan dana kegiatan, termasuk berupa beasiswa kepada para pelajar berprestasi tetapi berasal dari keluarga miskin. Selain itu, pembangunan kantor walinagari masih membutuhkan dana sekitar Rp300 juta.
Ia menjelaskan, perantau asal Lubuk Pandan sudah banyak yang menuai sukses, terutama di Jakarta, di antaranya sebagai pengusaha rumah makan, busana muslimah dan general manajer pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka berhimpun dalam organisasi Ikatan Keluarga Kenagarian Lubuk Pandan (IKKLP).
Julukan tampang tak sudah pernah melekat pada Nagari Lubuk Pandan pada dekade 1980-an. Hal ini disebabkan semangat masyarakatnya dalam bergotong-royong pada awal program sangat rendah, tetapi membubung pada saat-saat terakhir. Sekarang sudah tak demikian. Seluruh elemen masyarakat melibatkan diri secara aktif sejak mulai membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan sesuai tahapan serta melakukan monitoring dan evaluasi. (501)
Lubuk Pandan--Pernah berjuluk tampang tak sudah, Kenagarian Lubuk Pandan di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman sejak beberapa tahun terakhir maju pesat dalam berbagai sektor pembangunan. Tak hanya fisik, sektor non fisik pun tidak ketinggalan.
Menapaki tahun 2017, Walinagari Lubuk Pandan Budiman telah melaksanakan sejumlah kegiatan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2018 berlangsung penuh semangat.
"Alhamdulillah, semua unsur masyarakat proaktif mengemukakan usulan kegiatan untuk tahun depan," ujar Budiman, Kamis lalu. Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Andalas ini menambahkan, Musrenbang yang berlangsung sehari penuh, Senin (30/1), dibuka Wakil Bupati Suhatri Bur Datuak Putiah serta dihadiri Wakil Ketua DPRD Mothia Azis Datuak Nan Basa dan Camat Azwarman.
Sepanjang tahun 2016 lalu, lanjut Budi, Nagari Lubuk Pandan berhasil melaksanakan berbagai program pembangunan dan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Di samping itu, pembangunan lantai dua kantor walinagari pun selesai pula.
"Hal yang menggembirakan, kita berhasil meraih prestasi sebagai peringkat II Pemeringkatan Badan Publik oleh Komisi Informasi Sumbar. Atas prestasi ini, kita menerima piagam penghargaan dan piala yang diserahkan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Hotel Bumiminang, Kota Padang," papar pria kelahiran 4 Desember 1977 ini.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya bisa diraih jika penyelenggara pemerintahan bekerja dengan keterbukaan informasi yang dapat diakses publik. Oleh karena itu, dengan dukungan anak nagari sebagai tim teknologi informasi, Budi menggagas website http://www.lubukpandan.com/ yang berisi beragam konten.
Budi menyebutkan, untuk tahun 2017 Nagari Lubuk Pandan memperoleh kucuran Alokasi Dana Nagari (ADN) dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Rp821 juta dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Pusat Rp800 juta. "Angka itu baru bocoran, belum informasi resmi," katanya menimpali.
Dibanding tahun 2016 besaran alokasi tersebut memang menurun. Hal itu, jelas Budi yang didampingi Sekretaris Nagari Melsy Anrani, mungkin imbas dari pemekaran dan penambahan 43 nagari di Kabupaten Padang Pariaman terhitung sejak 14 Oktober 2016. Tahun 2015 Nagari Lubuk Pandan memperoleh ADN Rp1,112 miliar dan ADD Rp652 juta.
Mengingat banyaknya desakan pembangunan yang diajukan masyarakat, Budiman meminta dukungan perantau asal Lubuk Pandan dalam bentuk bantuan dana kegiatan, termasuk berupa beasiswa kepada para pelajar berprestasi tetapi berasal dari keluarga miskin. Selain itu, pembangunan kantor walinagari masih membutuhkan dana sekitar Rp300 juta.
Ia menjelaskan, perantau asal Lubuk Pandan sudah banyak yang menuai sukses, terutama di Jakarta, di antaranya sebagai pengusaha rumah makan, busana muslimah dan general manajer pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Mereka berhimpun dalam organisasi Ikatan Keluarga Kenagarian Lubuk Pandan (IKKLP).
Julukan tampang tak sudah pernah melekat pada Nagari Lubuk Pandan pada dekade 1980-an. Hal ini disebabkan semangat masyarakatnya dalam bergotong-royong pada awal program sangat rendah, tetapi membubung pada saat-saat terakhir. Sekarang sudah tak demikian. Seluruh elemen masyarakat melibatkan diri secara aktif sejak mulai membuat perencanaan, melaksanakan kegiatan sesuai tahapan serta melakukan monitoring dan evaluasi. (501)
KNPI Padang Pariaman Diminta Ikut Memerangi Narkoba
KNPI Padang Pariaman Diminta Ikut Memerangi Narkoba
Parit Malintang--Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengapresiasi semangat Ketua DPD KNPI Padang Pariaman, M. Ikhbal dalam menggerakkan aktifitas kepemudaan di daerah itu. Pemerintah daerah berkomitmen menganggarkan dana untuk KNPI Padang Pariaman sepanjang aturan hukumnya jelas dan tidak melanggar ketentuan.
Dukungan ini disampaikan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni saat menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KNPI Padang Pariaman di Hall IKK Parit Malintang, Sabtu (4/2).
Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Padang Pariaman, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua KNPI Propinsi Sumatera Barat, Sekda beserta Kepala OPD Padang Pariaman serta OKP dan Pengurus OSIS se Kabupaten Padang Pariaman.
Kepada para pemuda, Bupati Ali Mukhni mengajak untuk mendukung program Padang Pariaman bersih yang sedang digalakkan Pemkab saat ini. "Mari kita bersinergi bersama-sama menjaga dan menjadikan daerah ini bersih dengan langkah nyata melaksanakan gotong royong, salah satu lokasinya adalah Pasar Grosir, Kasang," kata dia.
Goro di Pasar Grosir Kasang merupakan tindak lanjut dari rapat antara bupati dengan tokoh masyarakat Nagari Kasang dalam upaya mengoptimalkan kembali pasar tersebut agar ekonomi rakyat meningkat dan lalu lintas perdagangan menjadi lancar.
Terkait dengan maraknya penyalahgunaan narkoba, Ali Mukhni mengajak anak muda untuk menjauhi narkoba. "Tingkatkan kepedulian para pemuda untuk memberantas narkoba karena Kabupaten Padang Pariaman termasuk salah satu kabupaten yang tertinggi angka penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.
Kegiatan Rakerda ini merupakan amanat dari AD/ART KNPI yang bertujuan menentukan program kerja KNPI Padang Pariaman di masa mendatang.
M. Ikhbal, Ketua KNPI Padang Pariaman berharap dengan adanya Rakerda ini akan lahir ide-ide cemerlang yang nantinya akan disumbangkan sebagai masukan bagi pemerintah daerah. "kami berharap kepada peserta Rakerda untuk serius mengikuti Rakerda ini agar mampu melahirkan ide-ide bagi kemajuan Padang Pariaman ke depan," kata dia.
Penyusunan program kerja pada Rakerda ini disingkronkan dengan program-program pemerintah, karena KNPI merupakan mitra pemerintah daerah. "Untuk itu kita harus mempererat komunikasi agar KNPI dan pemerintah daerah terus harmonis," ujar M. Ikhbal.
Ikhbal juga mengajak para pemuda untuk bijak menyikapi berita-berita yang berkembang di media sosial agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang membuat kegaduhan. (501)
Parit Malintang--Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengapresiasi semangat Ketua DPD KNPI Padang Pariaman, M. Ikhbal dalam menggerakkan aktifitas kepemudaan di daerah itu. Pemerintah daerah berkomitmen menganggarkan dana untuk KNPI Padang Pariaman sepanjang aturan hukumnya jelas dan tidak melanggar ketentuan.
Dukungan ini disampaikan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni saat menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KNPI Padang Pariaman di Hall IKK Parit Malintang, Sabtu (4/2).
Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Padang Pariaman, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua KNPI Propinsi Sumatera Barat, Sekda beserta Kepala OPD Padang Pariaman serta OKP dan Pengurus OSIS se Kabupaten Padang Pariaman.
Kepada para pemuda, Bupati Ali Mukhni mengajak untuk mendukung program Padang Pariaman bersih yang sedang digalakkan Pemkab saat ini. "Mari kita bersinergi bersama-sama menjaga dan menjadikan daerah ini bersih dengan langkah nyata melaksanakan gotong royong, salah satu lokasinya adalah Pasar Grosir, Kasang," kata dia.
Goro di Pasar Grosir Kasang merupakan tindak lanjut dari rapat antara bupati dengan tokoh masyarakat Nagari Kasang dalam upaya mengoptimalkan kembali pasar tersebut agar ekonomi rakyat meningkat dan lalu lintas perdagangan menjadi lancar.
Terkait dengan maraknya penyalahgunaan narkoba, Ali Mukhni mengajak anak muda untuk menjauhi narkoba. "Tingkatkan kepedulian para pemuda untuk memberantas narkoba karena Kabupaten Padang Pariaman termasuk salah satu kabupaten yang tertinggi angka penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.
Kegiatan Rakerda ini merupakan amanat dari AD/ART KNPI yang bertujuan menentukan program kerja KNPI Padang Pariaman di masa mendatang.
M. Ikhbal, Ketua KNPI Padang Pariaman berharap dengan adanya Rakerda ini akan lahir ide-ide cemerlang yang nantinya akan disumbangkan sebagai masukan bagi pemerintah daerah. "kami berharap kepada peserta Rakerda untuk serius mengikuti Rakerda ini agar mampu melahirkan ide-ide bagi kemajuan Padang Pariaman ke depan," kata dia.
Penyusunan program kerja pada Rakerda ini disingkronkan dengan program-program pemerintah, karena KNPI merupakan mitra pemerintah daerah. "Untuk itu kita harus mempererat komunikasi agar KNPI dan pemerintah daerah terus harmonis," ujar M. Ikhbal.
Ikhbal juga mengajak para pemuda untuk bijak menyikapi berita-berita yang berkembang di media sosial agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang membuat kegaduhan. (501)
Padang Pariaman Siap Gelar Kualifikasi Turnamen Minangkabau Cup 2017
Padang Pariaman Siap Gelar Kualifikasi Turnamen Minangkabau Cup 2017
Padang Pariaman--Pesta sepak bola terbesar di Sumatera Barat akan segera dihelat di Padang Pariaman dalam waktu dekat ini. Sebanyak 17 kesebelasan tim kecamatan di kabupaten ini menyatakan siap mengikuti babak kualifikasi turnamen sepak bola Minangkabau Cup 2017 Zona Padang Pariaman yang akan digelar mulai tanggal 23 Februari 2017.
Hal itu dipastikan setelah Askab PSSI Padang Pariaman mengadakan pertemuan bersama dengan seluruh camat dan pengurus sepak bola kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman di Sekretariat KONI daerah itu, Jum'at (3/2).
Landi Efendi, Sekretaris Askab PSSI Padang Pariaman sekaligus Ketua Pelaksana Turnamen tingkat Kabupaten Padang Pariaman didampingi EXCO Askab PSSI Yandrizon mengatakan, babak kualifikasi ini akan dibagi menjadi lima grup, dengan memakai lima lapangan sepak bola di kecamatan-kecamatan yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah. Masing-masingnya adalah Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Nan Sabaris, VII Koto Sungai Sariak, V Koto Kampuang Dalam, IV Koto Aur Malintang.
Menurut Landi, Tim kesebelasan yang akan bertanding di setiap grup akan saling berhadapan. Tim yang bertanding dengan hasil kemenangan langsung di waktu normal mendapat poin tiga. Hasil seri kemenangan ditentukan lewat tendangan adu pinalti. Bagi tim yang menang adu pinalti meraih poin dua, dan kalah mendapatkan satu poin.
Katanya lagi, Grupa A dan B yang diisi masing-masingnya empat tim. Juara dan runner up akan melaju ke babak delapan besar. Sementara grup C, D dan E yang masing-masing diisi oleh tiga tim, yang akan melaju ke babak delapan besar adalah juara grup, plus runner up terbaik. Untuk babak delapan besar menggunakan sistem knock out.
Dia melihat, bagi tiga tim kesebelasan teratas, yakni juara 1, 2 dan 3 di babak kualifikasi ini nantinya berhak mewakili Kabupaten Padang Pariaman untuk mengikuti babak putaran final turnamen Minangkabau Cup untuk tingkat provinsi.
Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Askab PSSI Padang Pariaman, Kompol Maymuspi memberikan apresiasi kepada Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni beserta jajarannya dalam hal ini seluruh camat, karena telah mendukung penuh turnamen ini. "Kita bangga mempunyai pemimpin yang begitu mencintai dan selalu mendukung kegiatan olahraga terutama sepak bola," ujarnya.
Dia menyatakan, kompetisi di Kabupaten Padang Pariaman sebenarnya sudah masuk dalam program rutin di Askab PSSI itu sendiri. Khusus untuk turnamen kali ini, sekaligus juga sebagai pemantauan untuk seleksi pemain yang akan diikutkan dalam Porprov 2018 yang nantinya akan digelar di Padang Pariaman.
Alfiardi Aliudin, salah seorang mantan pemain Persepar sekaligus pemerhati sepak bola di Padang Pariaman menyambut baik adanya turnamen seperti ini. "Sepak bola Padang Pariaman akan riuh kembali. Ini merupakan ajang yang baik bagi talenta muda di daerah ini untuk dapat menunjukkan bakat dan kemampuannya, sehingga mampu berkiprah di tingkat yang lebih tinggi lagi. Sehingga Kabupaten Padang Pariaman betul-betul dapat menasbihkan sebagai kawah candradimuka penghasil bibit-bibit pemain handal," ujarnya.
Berikut pembagian grup dalam kualifikasi turnamen Minangkabu Cup 2017 Zona Kabupaten Padang Pariaman. Grup A, 2x11 Enam Lingkung, Sungai Geringging, Sungai Limau, Sintoga. Grup B, Nan Sabaris, Patamuan, Ulakan Tapakis, Batang Anai. Grup C, VII Koto Sungai Sariak, V Koto Timur, Enam Lingkung. Grup D, V Koto Kampuang Dalam, Batang Gasan, 2x11 Kayutanam. Grup E, IV Koto Aur Malintang, Lubuk Alung, Padang Sago. (501)
Padang Pariaman--Pesta sepak bola terbesar di Sumatera Barat akan segera dihelat di Padang Pariaman dalam waktu dekat ini. Sebanyak 17 kesebelasan tim kecamatan di kabupaten ini menyatakan siap mengikuti babak kualifikasi turnamen sepak bola Minangkabau Cup 2017 Zona Padang Pariaman yang akan digelar mulai tanggal 23 Februari 2017.
Hal itu dipastikan setelah Askab PSSI Padang Pariaman mengadakan pertemuan bersama dengan seluruh camat dan pengurus sepak bola kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman di Sekretariat KONI daerah itu, Jum'at (3/2).
Landi Efendi, Sekretaris Askab PSSI Padang Pariaman sekaligus Ketua Pelaksana Turnamen tingkat Kabupaten Padang Pariaman didampingi EXCO Askab PSSI Yandrizon mengatakan, babak kualifikasi ini akan dibagi menjadi lima grup, dengan memakai lima lapangan sepak bola di kecamatan-kecamatan yang telah ditetapkan sebagai tuan rumah. Masing-masingnya adalah Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Nan Sabaris, VII Koto Sungai Sariak, V Koto Kampuang Dalam, IV Koto Aur Malintang.
Menurut Landi, Tim kesebelasan yang akan bertanding di setiap grup akan saling berhadapan. Tim yang bertanding dengan hasil kemenangan langsung di waktu normal mendapat poin tiga. Hasil seri kemenangan ditentukan lewat tendangan adu pinalti. Bagi tim yang menang adu pinalti meraih poin dua, dan kalah mendapatkan satu poin.
Katanya lagi, Grupa A dan B yang diisi masing-masingnya empat tim. Juara dan runner up akan melaju ke babak delapan besar. Sementara grup C, D dan E yang masing-masing diisi oleh tiga tim, yang akan melaju ke babak delapan besar adalah juara grup, plus runner up terbaik. Untuk babak delapan besar menggunakan sistem knock out.
Dia melihat, bagi tiga tim kesebelasan teratas, yakni juara 1, 2 dan 3 di babak kualifikasi ini nantinya berhak mewakili Kabupaten Padang Pariaman untuk mengikuti babak putaran final turnamen Minangkabau Cup untuk tingkat provinsi.
Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Askab PSSI Padang Pariaman, Kompol Maymuspi memberikan apresiasi kepada Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni beserta jajarannya dalam hal ini seluruh camat, karena telah mendukung penuh turnamen ini. "Kita bangga mempunyai pemimpin yang begitu mencintai dan selalu mendukung kegiatan olahraga terutama sepak bola," ujarnya.
Dia menyatakan, kompetisi di Kabupaten Padang Pariaman sebenarnya sudah masuk dalam program rutin di Askab PSSI itu sendiri. Khusus untuk turnamen kali ini, sekaligus juga sebagai pemantauan untuk seleksi pemain yang akan diikutkan dalam Porprov 2018 yang nantinya akan digelar di Padang Pariaman.
Alfiardi Aliudin, salah seorang mantan pemain Persepar sekaligus pemerhati sepak bola di Padang Pariaman menyambut baik adanya turnamen seperti ini. "Sepak bola Padang Pariaman akan riuh kembali. Ini merupakan ajang yang baik bagi talenta muda di daerah ini untuk dapat menunjukkan bakat dan kemampuannya, sehingga mampu berkiprah di tingkat yang lebih tinggi lagi. Sehingga Kabupaten Padang Pariaman betul-betul dapat menasbihkan sebagai kawah candradimuka penghasil bibit-bibit pemain handal," ujarnya.
Berikut pembagian grup dalam kualifikasi turnamen Minangkabu Cup 2017 Zona Kabupaten Padang Pariaman. Grup A, 2x11 Enam Lingkung, Sungai Geringging, Sungai Limau, Sintoga. Grup B, Nan Sabaris, Patamuan, Ulakan Tapakis, Batang Anai. Grup C, VII Koto Sungai Sariak, V Koto Timur, Enam Lingkung. Grup D, V Koto Kampuang Dalam, Batang Gasan, 2x11 Kayutanam. Grup E, IV Koto Aur Malintang, Lubuk Alung, Padang Sago. (501)
Di Padang Pariaman Menindak Tegas Anggota yang Melanggar Peraturan Kader Golkar tak Punya Nyali
Di Padang Pariaman
Menindak Tegas Anggota yang Melanggar Peraturan Kader Golkar tak Punya Nyali
Padang Pariaman--Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Padang Pariaman, Bujang Pandawa melihat kader partai di daerahnya kurang punya nyali, dan banyak pula yang tak punya jiwa politikus. Akibatnya, peraturan partai tidak bisa ditegakkan dengan baik dan sempurna.
"Kalau ada persoalan anggota dewan dari partai Golkar yang bertetantangan dengan peraturan atau tata tertib dewan itu sendiri, pimpinan DPD Partai Golkar harus memberikan tindakan tegas," kata Bujang Pandawa yang mantan anggota dewan terhormat Padang Pariaman itu, Minggu kemarin.
Kata dia lagi, Partai Golkar adalah partai besar dan sudah berusia lanjut. Pimpinannya harus memberikan contoh, dan memberikan yang terbaik buat semua kader partai itu. "Jangan korbankan rakyat banyak. Sebab, suara Golkar adalah suara rakyat," ujarnya.
Bujang Pandawa tak mendengar adanya pembahasan soal anggota dewan dari partai ini yang kurang kehadirannya di lembaga wakil rakyat tersebut saat-saat agenda penting, atau yang sudah terlibat soal hukum, misalnya. Begitu juga lembaga DPRD Padang Pariaman, yang ketuanya dijabat oleh kader Golkar tidak pernah mempersoalkan hal demikian.
"Seperti kasus yang menimpa anggota DPRD Padang Pariaman dari Golkar, Desril Yani Pasha yang tak pernah dipersoalkan di DPD Golkar dan lembaga DPRD itu sendiri," tegasnya. Dia ingin, apapun persoalan yang berhubungan dengan hukum menimpa anggota dewan harus dibahas, dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.
Happy Naldy, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang Pariaman tahun lalu menyebutkan, bahwa persoalan anggota dewan Desril Yani Pasha lebih pada pertimbangan kemanusiaan. "Hal ini sudah pernah dibahas oleh BK bersama pimpinan DPRD. Namun, karena kondisi yang bersangkutan, tidak kita lanjutkan pembahasannya," kata Happy Naldy.
"Coba bayangkan, kawan kita Desril Yani Pasha itu harus berobat dan cuci darah dua kali dalam sepekan. Ini harus kita hormati. Semuanya telah dibahas dulu. Mulai dari jarang hadir, dan apsen dalam beberapa kali rapat paripurna," ujar dia.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Mothia Azis Datuak Nan Basa menyerahkan itu semua ke Ketua DPRD Faisal Arifin Rangkayo Majo Basa. "Dia kan dari Partai Golkar. Ketua DPRD juga dari Golkar sekaligus Ketua DPD Partai Golkar. Tentu hal demikian terpulang ke Faisal Arifin," ujarnya. (501)
Menindak Tegas Anggota yang Melanggar Peraturan Kader Golkar tak Punya Nyali
Padang Pariaman--Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Padang Pariaman, Bujang Pandawa melihat kader partai di daerahnya kurang punya nyali, dan banyak pula yang tak punya jiwa politikus. Akibatnya, peraturan partai tidak bisa ditegakkan dengan baik dan sempurna.
"Kalau ada persoalan anggota dewan dari partai Golkar yang bertetantangan dengan peraturan atau tata tertib dewan itu sendiri, pimpinan DPD Partai Golkar harus memberikan tindakan tegas," kata Bujang Pandawa yang mantan anggota dewan terhormat Padang Pariaman itu, Minggu kemarin.
Kata dia lagi, Partai Golkar adalah partai besar dan sudah berusia lanjut. Pimpinannya harus memberikan contoh, dan memberikan yang terbaik buat semua kader partai itu. "Jangan korbankan rakyat banyak. Sebab, suara Golkar adalah suara rakyat," ujarnya.
Bujang Pandawa tak mendengar adanya pembahasan soal anggota dewan dari partai ini yang kurang kehadirannya di lembaga wakil rakyat tersebut saat-saat agenda penting, atau yang sudah terlibat soal hukum, misalnya. Begitu juga lembaga DPRD Padang Pariaman, yang ketuanya dijabat oleh kader Golkar tidak pernah mempersoalkan hal demikian.
"Seperti kasus yang menimpa anggota DPRD Padang Pariaman dari Golkar, Desril Yani Pasha yang tak pernah dipersoalkan di DPD Golkar dan lembaga DPRD itu sendiri," tegasnya. Dia ingin, apapun persoalan yang berhubungan dengan hukum menimpa anggota dewan harus dibahas, dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.
Happy Naldy, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Padang Pariaman tahun lalu menyebutkan, bahwa persoalan anggota dewan Desril Yani Pasha lebih pada pertimbangan kemanusiaan. "Hal ini sudah pernah dibahas oleh BK bersama pimpinan DPRD. Namun, karena kondisi yang bersangkutan, tidak kita lanjutkan pembahasannya," kata Happy Naldy.
"Coba bayangkan, kawan kita Desril Yani Pasha itu harus berobat dan cuci darah dua kali dalam sepekan. Ini harus kita hormati. Semuanya telah dibahas dulu. Mulai dari jarang hadir, dan apsen dalam beberapa kali rapat paripurna," ujar dia.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, Mothia Azis Datuak Nan Basa menyerahkan itu semua ke Ketua DPRD Faisal Arifin Rangkayo Majo Basa. "Dia kan dari Partai Golkar. Ketua DPRD juga dari Golkar sekaligus Ketua DPD Partai Golkar. Tentu hal demikian terpulang ke Faisal Arifin," ujarnya. (501)
Di Padang Pariaman Sembilan Tahun Gerindra Dimeriahkan dengan Gotong Royong
Di Padang Pariaman
Sembilan Tahun Gerindra Dimeriahkan dengan Gotong Royong
Lubuk Alung--Sembilan tahun usia Partai Gerindra hadir di tengah masyarakat, tentu sebuah usia yang cukup muda. Tepatnya, Senin (6/1) ini partai pimpinan Prabowo Subianto ini memperingati detik-detik penambahan usianya.
Ketua DPC Gerindra Padang Pariaman, Happy Naldy menyebutkan, untuk kemeriahan HUT yang ke-9 partainya, pihaknya telah mengagendakan kegiatan gotong royong secara bersama, yang dimulai tanggal 12 Februari ini.
"Untuk pembukaan gotong royong, kita mulai di komplek perumahan Pasa Kandang, Nagari Balah Hilia, Lubuk Alung," ujarnya, kemarin di Lubuk Alung. Selanjutnya, kegiatan gotong royong berlanjut minggu depannya di Sakayan, Pasie Laweh, Aie Tajun dan nagari lainnya.
Sekarang, pihaknya menunggu masukan dari seluruh pengurus PAC Partai Gerindra dari seluruh kecamatan yang ada di Padang Pariaman untuk kesuksesan gotong royong demikian. Seluruh PAC diminta memberikan lokasi yang akan dijadikan gotong royong bersama. "Untuk puncak HUT, kita tidak melakukan kegiatan gebyar-gebyar. Melainkan, hadir dan bercengkrama dengan masyarakat banyak," ujar Happy Naldy yang anggota DPRD Padang Pariaman itu.
Sejak Sabtu kemarin, Happy Naldy telah memberikan intruksi ke jajarannya di kecamatan dan nagari untuk memasang seluruh bendera partai di tempat umum dan keramaian. "Sesuai intruksi dari DPP, sebagian wilayah di daerah ini telah terpasang bendera partai. Begitu juga, sebagian aksi di tengah masyarakat juga telah berjalan dengan dinamikanya," ungkapnya.
Menurut Happy Naldi, buah perjuangan Partai Gerindra pada Pileg 2014 lalu telah menghasilkan empat kursi di DPRD Padang Pariaman, yang periode sebelumnya hanya satu kursi. Untuk itu, pihaknya terus hadir dan berbuat di tengah masyarakat, sesuai fungsinya. (501)
Sembilan Tahun Gerindra Dimeriahkan dengan Gotong Royong
Lubuk Alung--Sembilan tahun usia Partai Gerindra hadir di tengah masyarakat, tentu sebuah usia yang cukup muda. Tepatnya, Senin (6/1) ini partai pimpinan Prabowo Subianto ini memperingati detik-detik penambahan usianya.
Ketua DPC Gerindra Padang Pariaman, Happy Naldy menyebutkan, untuk kemeriahan HUT yang ke-9 partainya, pihaknya telah mengagendakan kegiatan gotong royong secara bersama, yang dimulai tanggal 12 Februari ini.
"Untuk pembukaan gotong royong, kita mulai di komplek perumahan Pasa Kandang, Nagari Balah Hilia, Lubuk Alung," ujarnya, kemarin di Lubuk Alung. Selanjutnya, kegiatan gotong royong berlanjut minggu depannya di Sakayan, Pasie Laweh, Aie Tajun dan nagari lainnya.
Sekarang, pihaknya menunggu masukan dari seluruh pengurus PAC Partai Gerindra dari seluruh kecamatan yang ada di Padang Pariaman untuk kesuksesan gotong royong demikian. Seluruh PAC diminta memberikan lokasi yang akan dijadikan gotong royong bersama. "Untuk puncak HUT, kita tidak melakukan kegiatan gebyar-gebyar. Melainkan, hadir dan bercengkrama dengan masyarakat banyak," ujar Happy Naldy yang anggota DPRD Padang Pariaman itu.
Sejak Sabtu kemarin, Happy Naldy telah memberikan intruksi ke jajarannya di kecamatan dan nagari untuk memasang seluruh bendera partai di tempat umum dan keramaian. "Sesuai intruksi dari DPP, sebagian wilayah di daerah ini telah terpasang bendera partai. Begitu juga, sebagian aksi di tengah masyarakat juga telah berjalan dengan dinamikanya," ungkapnya.
Menurut Happy Naldi, buah perjuangan Partai Gerindra pada Pileg 2014 lalu telah menghasilkan empat kursi di DPRD Padang Pariaman, yang periode sebelumnya hanya satu kursi. Untuk itu, pihaknya terus hadir dan berbuat di tengah masyarakat, sesuai fungsinya. (501)
FKS Padang Pariaman Menuju Penghargaan Swasti Saba Wiwerda
FKS Padang Pariaman Menuju Penghargaan Swasti Saba Wiwerda
Padang Pariaman--Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Padang Pariaman menggelar rapat koordinasi melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Bapelitbangda kantor bupati daerah itu, Senin lalu. Rapat kordinasi yang dibuka oleh Wakil Bupati Suhatri Bur ini dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Taslim, Kepala Dinas Kesehatan Aspinuddin, Kabid / Staf yang mewakili Kepala OPD serta Aktivis FKS.
Wakil Bupati Suhatri Bur mengimbau dan mengajak seluruh OPD yang terkait untuk memberikan dukungan dan kerjsamanya, guna menyukseskan penilaian yang akan dilaksanakan pada tahun ini. "Kenapa demikian, jika kegiatan ini diurus oleh FKS dan penanggungjawabnya saja, yaitu Dinas Kesehatan maka target kita dalam meraih Swasti Saba Wiwerda tidak akan bisa terwujud," kata dia.
"Tahun ini kita ikut dalam penilaian Kabupaten Sehat. Dalam hal ini saya meminta dukungan penuh seluruh Kepala OPD yang terkait, untuk ikut serta dalam mendukung kegiatan ini. Ini adalah anugrah yang tertinggi bagi kabupaten sehat," ujarnya.
Ketua FKS Rahmat Tuanku Sulaiman mengatakan, kegiatan rapat ini dalam rangka mematangkan persiapan Kabupaten Padang Pariaman untuk menghadapi penilaian kabupaten/kota sehat 2017.
"Kita optimis, dalam meraih Swasti Saba Wiwerda untuk tahun ini jika di dukung penuh oleh seluruh OPD terkait, camat, walinagari hingga masyarakat, akan tercapai dengan baik. Ini tantangan berat bagi kita semua," cetusnya.
Adapun sembilan tatanan kota/kabupaten sehat, tetapi Kabupaten Padang Pariaman hanya memilih tiga tatanan untuk dapat meraih Swasti Saba Wiwerda pada tahun ini. Di antaranya, kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan kawasanan pariwisata sehat. (501)
Padang Pariaman--Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Padang Pariaman menggelar rapat koordinasi melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang rapat Bapelitbangda kantor bupati daerah itu, Senin lalu. Rapat kordinasi yang dibuka oleh Wakil Bupati Suhatri Bur ini dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Taslim, Kepala Dinas Kesehatan Aspinuddin, Kabid / Staf yang mewakili Kepala OPD serta Aktivis FKS.
Wakil Bupati Suhatri Bur mengimbau dan mengajak seluruh OPD yang terkait untuk memberikan dukungan dan kerjsamanya, guna menyukseskan penilaian yang akan dilaksanakan pada tahun ini. "Kenapa demikian, jika kegiatan ini diurus oleh FKS dan penanggungjawabnya saja, yaitu Dinas Kesehatan maka target kita dalam meraih Swasti Saba Wiwerda tidak akan bisa terwujud," kata dia.
"Tahun ini kita ikut dalam penilaian Kabupaten Sehat. Dalam hal ini saya meminta dukungan penuh seluruh Kepala OPD yang terkait, untuk ikut serta dalam mendukung kegiatan ini. Ini adalah anugrah yang tertinggi bagi kabupaten sehat," ujarnya.
Ketua FKS Rahmat Tuanku Sulaiman mengatakan, kegiatan rapat ini dalam rangka mematangkan persiapan Kabupaten Padang Pariaman untuk menghadapi penilaian kabupaten/kota sehat 2017.
"Kita optimis, dalam meraih Swasti Saba Wiwerda untuk tahun ini jika di dukung penuh oleh seluruh OPD terkait, camat, walinagari hingga masyarakat, akan tercapai dengan baik. Ini tantangan berat bagi kita semua," cetusnya.
Adapun sembilan tatanan kota/kabupaten sehat, tetapi Kabupaten Padang Pariaman hanya memilih tiga tatanan untuk dapat meraih Swasti Saba Wiwerda pada tahun ini. Di antaranya, kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan kawasanan pariwisata sehat. (501)
Langganan:
Postingan (Atom)






