Senin, 09 Oktober 2023

Suhatri Bur Minta IKSB Terus Menjaga Kekompakan

Bupati Suhatri Bur menyalami salah seorang pengurus IKSB Jabodetabek. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com---- Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyatakan, bahwa orang Piaman yang ada di perantauan itu selalu kompak dan bersatu. Dan demikian itu menjadi salah satu kunci sukses warga Piaman yang berada di rantau. 

Hal tersebut diungkapkan Suhatri Bur pada acara pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Sunua Bersaudara (IKSB) Se Jabodetabek periode 2023-2028, yang berlangsung kemarin, Minggu (08/10), bertempat di Gedung Cut Nyak Dien Ballrom Cibubur, Jawa Barat.

Lebih lanjut dia menyampaikan rasa bangganya kepada warga Piaman yang tergabung di IKSB ini. Jika ada perkumpulan paguyuban maka di sana nilai-nilai budaya dan adat Minang khusus Piaman itu pasti akan terjaga dan lestari. 

"Dimana-mana perkumpulan Keluarga Piaman itu pasti ada. Ini menunjukan bahwa orang Piaman selalu mengamalkan prinsip persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat," ungkap Suhatri Bur yang didampingi Ketua TP PKK Yusrita. 

Pada kesempatan itu, Suhatri Bur berpesan agar nilai kebersamaan dan rasa kekompakan yang telah terpelihara ini untuk dapat ditingkatkan. 

Dia menyarankan, jangan ada perpecahan hanya karena hal-hal yang tidak prinsip. Yang demikian akan memecah persaudaraan dan akan merusak kebersamaan. 

"Selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan dan harapannya adalah pengurus yang telah dibentuk akan dapat membawa warganya kepada yang lebih baik. Jalin kebersamaan, persatuan dan keakraban sesama warga di rantau. Dan jangan lupa, mari bersama kita bangun kampung halaman Ranah Piaman yang kita cintai," ulasnya menambahkan.

Ikut hadir mendampingi Bupati Suhatri Bur, Kepala Bapelitbangda Azwarman, Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Camat dan Walinagari, serta tokoh masyarakat daerah yang bersangkutan. Dan tampak hadir ratusan warga Sunua yang ada di perantauan se Jabodetabek.

Sebelumnya, Bupati Suhatri Bur juga berkesempatan menghadiri silaturahmi akbar Ikatan Keluarga Nagari Lubuk Pandan di Bogor Jawa Barat dan sekitarnya. 

Adapun pengurus IKSB Se Jabodetabek periode 2023-2028 yang telah dilantik dan dikukuhkan adalah Ketua Umum Ali Usman dengan Ketua Hariannya Chairul Anwar. 

Sementara Sekretaris Umum dijabat oleh Junaidi dengan dua orang wakilnya, serta Bendahara Umumnya M Nasdi dengan dua orang wakilnya juga, beserta jajaran bidang dan devisi lainya. (mh/red)

Sabtu, 22 Juli 2023

Terkait Penanganan Bencana, Pemkab Inhil Berkunjung ke Padang Pariaman

Diskusi Pemkab Inhil dengan BPBD Padang Pariaman. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Rombongan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau, lakukan kunjungan kerja ke Padang Pariaman. Kunjungan kerja tersebut, dalam rangka studi banding terkait pelaksanaan program penanggulangan bencana dan struktur kelembagaan BPBD Padang Pariaman.

Hadir dalam rombongan Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Setda Inhil Tantalum Jauhari, Kepala BPBD R Arliansah, dan Kepala BKPSDM Fauzar, beserta tenaga pendamping dan OPD terkait lainnya. 

Kunjungan tersebut diterima kemarin, Jumat (21/07) oleh Asisten I Setda Pemkab Padang Pariaman Rudi Rahmad, didampingi Kalaksa BPBD Budi Mulya bersama jajaran. Bertempat di Aula Pertemuan BPBD daerah setempat di Limpato, Kecamatan VII Koto. Tampak juga hadir Kepala BKPSDM Maizar, Kabag Organisasi Fauzani Refdiani Azhar, dan Kabid Dinsos Nasmi Panala.

Rudi Rahmad dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja studi banding ini. 

Dia berharap, kedepan hubungan kedua daerah ini semakin kuat, erat dan dapat ditingkatkan di segala bidang.

"Selamat datang di Padang Pariaman, semoga daerah kami dapat memberi kesan yang baik dan memberikan informasi yang bermanfaat," sebutnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Inhil Tantalum Jauhari selaku pimpinan rombongan menyampaikan, kunjungannya ke Padang Pariaman ini berdasarkan informasi dari BNPB dan rekomendasi dari BPBD Provinsi Sumatera Barat. 

Dia mengaku, ingin banyak belajar ke Padang Pariaman karena kompleksitas dan banyak jenis ancaman bencana yang jauh berbeda dengan di Inhil. 

"Sehingga Padang Pariaman lebih bagus pelaksanaan program penanggulangan bencana oleh BPBD-nya dan juga pengembangan peningkatan kapasitas kelembagaannya," imbuhnya. (mh/red)

Sabtu, 17 Desember 2022

Humor Gus Dur

Gus Dur 

Suatu ketika wartawan bertanya pada Gus Dur tentang karakter sebuah bangsa di dunia.

"Apa sih yang membedakan bangsa kita dengan yang lain di dunia, Gus?," tanya wartawan.

"Konon ada 4 macam sifat bangsa," jawab Gus Dur. 

"Apa itu?" timpal wartawan.

"Sedikit bicara, sedikit kerja, Nigeria dan Angola. Sedikit bicara banyak kerja, Jepang dan Korsel," lanjut Gus Dur.

"Banyak bicara, banyak kerja, Amerika dan China. Sedangkan yang banyak bicara sedikit kerja, Pakistan dan India," urai Gus Dur. 

"Kalau bangsa Indonesia, masuk yang mana Gus?" tanya wartawan lain.

Gus Dur pun diam sejenak.

"Tidak bisa dimasukan diantara yang 4 itu," ujar Gus Dur.

"Loh kenapa Gus," tanya wartawan.

"Karena Indonesia, antara yang dibicarakan dan yang dikerjakan beda," seloroh Gus Dur. 



Selasa, 13 Desember 2022

Segepok Buku dari Pasar Senen

Sebuah lapak buku bekas di Pasar Senen. (ist)

Jakarta, Sigi24.com---Tak ramai, dan tentunya membuat saya leluasa membuka tumpukan buku yang menggunung di Pasar Senen, Jakarta itu. 

Berkebetulan pula, Senin (11/12/2022) saya dan Ikhlas Darma Murya tak punya kegiatan lain. Dan kami memilih ke sebelah penginapan saja, tepatnya Blok 5 lantai 5 Pasar Senen, tempat orang menjual buku bekas.

Hampir seharian di situ. Ikhlas Darma Murya memang besar di situ dulunya, dan lama jadi penjual buku.

Tak heran, sebagian pedagang buku itu teman baik dia. Saya kepecritan berkahnya. Ya, disuruh pula oleh pedagang itu membawa seperlunya buku bacaan tersebut.

"Kalau mau sejarah ini saya bukakan kardusnya," kata dia sembari membuka dua kardus berisi banyak buku sejarah penting.

Saya merasa riang sendiri, setelah mendapatkan buku bagus dan rancak. Dikasih kantong plastik, karena hari hujan kami mau ke penginapan.

Sembari menghabiskan waktu setelah shalat Zuhur dan Asar di masjid komplek parkiran Pasar Senen, saya asyik dengan dua buah buku bacaan yang cukup menggelitik.

Cermin Miranda, kisah dibalik tahanan KPK, membuat buku mengalir saja untuk dibaca. Ya, kisah Miranda Gultom yang pernah ditahan di rutan KPK.

Kedua buku Email dari Amerika, kumpulan tulisan Jannet, wartawan hebat Amerika yang terkenal dengan jurnalis sastrawi. 

Sedang asyik membaca dua buku itu, tak terasa senja pun menjelang. Magrib sudah mau hadir menyapa umat Islam, dan kami segera balik ke hotel, di sebelah pasar itu.

Dan menjelang pergi itu, tukang jual yang kawan Ikhlas Darma Murya menawarkan buku secukupnya untuk dibaca.

Dia senang melihat kami wartawan yang senang dan suka baca buku, di tengah gempuran media cetak oleh media online.

Tak tanggung. Segepok buku saya dapatkan, dan langsung pula sehabis Magrib di kamar hotel melahap buku tersebut. 

Habis, bukunya rancak. Tulisannya renyah, sehingga tak terasa waktu makan pun tertunda akibat asyik membaca. 

Pasar Senen, terutama di komplek pasar buku bekas itu tak banyak lagi yang berjualan. Sebagian tutup, dan sebagian lebih memilih beralih profesi mungkin. 

Dan ada pula para pedagang buku memilih bergabung dengan penjual online, sehingga dia sibuk membungkus buku pesanan orang dengan sangat rapi.

Tak masalah. Karena Idham Fadhil, wartawan yang tiba di Jakarta gabung ke tempat kamu nginap.

Dia minta tunggu, dan berbarengan .akan malam. Tetapi istirahat sebentar, lantaran baru saja terhenyak di dalam kamar.

Sambil menunggu itu, tak kami sia-sia kan waktu. Buku yang tadi kami bawa dari pasar, langsung disambar. (ad)






Kamis, 13 Agustus 2020

Wedang Jahe dan Kopi Malam Kafe Wapres LA Hadir di Pasa Kandang Lubuk Alung



Spesifiknya wedang jahe dan kopi malam. Itulah yang menjadi khas Kafe Wapres LA yang keberadaannya diresmikan, Kamis (13/8) di Pasa Kandang, Nagari Balah Hilia Lubuk Alung. Peresmiannya ditandai dengan doa dan makan bersama.

Tak tanggung-tanggung. Kafe yang terletak di depan Satlantas Padang Pariaman ini, peresmiannya dapat sambutan luas dari masyarakat Lubuk Alung dan Padang Pariaman. Irwandi Sulin Datuak Gadang, Owner Kafe Wapres LA merasa senang dan bahagia. "Kafe ini kita buat adalah menjawab berbagai hal," kata dia.

"Pagi kita sediakan ketupat gulai tunjang. Siangnya ada nasi dengan menu "samba anduang", alias sambal kampung. Sedangkan malam tersedia wedang jahe dan kopi yang jadi vaforit anak-anak milenial," ujar mantan Rektor Universitas Tamansiswa Padang ini.

Menurutnya, hadirnya kafe ini juga sekalian melengkapi fasilitas pendukung bagi orang yang beribadah di Musalla Al-Anwar Pasa Kandang. Makanya, kafe ini sengaja di desaian di halaman musalla yang lumayan luas. Kafe juga dilengkapi dengan ruang pertemuan dan metting, yang bisa digunakan oleh berbagai pihak.

"Wedang jahe tentunya bagian dari upaya kita mengantisipasi virus corona yang tengah berkembang saat ini. Di samping juga menunjang kesehatannya lainnya, jahe berfungsi menghangatkan tubuh," ulasnya.

Hampir semua tokoh yang hadir memberikan sambutan baik terhadap kafe demikian. "Kata kuncinya, bagaimana di kafe ini ada kegiatan. Jadi tempatnya bagus, kegiatan banyak, akan jadi incaran banyak orang untuk datang ke kafe ini," sebut Walinagari Lubuk Alung Hilman H.

Walinagari Hilman mengajak masyarakat dan anak muda melalui kafe itu, untuk selalu dalam kegiatan positif. "Perbuatan negatif, seperti narkoba, judi dan pergaulan bebas yang selama ini melekat di kalangan anak muda, bisa kita balik menjadi kegiatan positif. Di kafe ini anak muda dan kita bisa diskusi, membicarakan banyak hal, dan di sini pula kita bersilancar di dunia maya, tentunya mencari hal-hal yang positif," ungkapnya. (501)

Tingkatkan SDM Disdagnakerkop Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi

Untuk menambah keahlian dan menjadikan masyarakat Padang Pariaman lebih berdaya, Dinas Perdagangan Ketenagakerjaan Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM setempat membuka pelatihan berbasis kompetensi untuk pelatihan tahun 2020. Pelatihan ini dibiayai oleh Kementrian Ketenagakerjaan RI.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Disadagnakerkop Padang Pariaman Dewi Roslaini melalui selebaran yang dikeluarkan sejak Rabu (12/08). Ia juga mengatakan pelatihan berbasis kompetensi ini meliputi bidang otomotif, garmen apparel, teknik mekanik, bangunan, listrik, elektronika, pertanian, refrigration dan teknologi informasi komunikasi.

“Pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan sumber daya manusia, terutama pemuda Kabupaten Padang Pariaman untuk bisa ahli di bidang spesifikasinya masing-masing, baik itu otomotif, garmen apparel, teknik mekanik, bangunan, listrik, elektronika, pertanian, refrigration dan teknologi informasi komunikasi,” terangnya.

Ia menambahkan, pendaftaran ini dapat langsung diantarakan ke kantor Disdagnakerkop di Jalan Syamratulangi nomor 30 Pariaman serta info lebih lanjut dapat mengakses di media sosial instgaram blkpadangpariaman.

Dewi berharap kepada masyarakat yang berusia minimal 15 tahun dan tidak dalam pendidikan atau belum bekerja dapat segera mendaftar mengikuti pelatihan ini demi menambahkan kehalian dan meningkatkan kreatifitas masyarakat Padang Pariaman. (501)

Tiga Warga Sintoga Positif Covid-19

Terjadi penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Padang Pariaman setelah beberapa hari dinyatakan zero. Sehingga saat ini daerah itu kembali berada pada zona merah.

Hal ini diungkapkan juru bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Padang Pariaman Jasneli, Rabu (12/8) melalui daring. Ia mengatakan, tiga pasien terkonfirmasi hari ini dengan inisial "Z" umur 57 tahun berasal dari Korong Rimbo Karanggo, Nagari Sintuak, "Y" umur 46 tahun berasal dari Korong Palambayan, Sintuak, "PR" umur 21 tahun berasal dari Korong Simpang Tigo, Sintuak. Ketiga pasien berasal dari Kecamatan Sintuak Toboh Gadang (Sintoga), pasien terpapar dengan keluarga yang terkonfirmasi.

"Ketiga pasien melakukan swab di salah satu Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman, 10 Agustus. Pasien terdeteksi dari pemeriksaan swab  yang dilakukan Puskesmas tersebt dan hasil pemeriksaan di laporkan, 12 Agustus dengan hasil positif terkonfirmasi," sambungnya.

Ia juga menambahkan, sekarang pasien tengah melakukan proses isolasi mandiri. Ia beserta tim tengah melakukan tracking kontak. "Kondisi Covid-19 terkini kasus terkonfirmasi sampai 12 Agustus adalah 32 orang, dengan rincian kasus sembuh 22 orang, dirawat 2 orang, isolasi mandiri 3 orang, isolasi Pemda 4 orang, meninggal 1 orang," tutupnya. (501)

Kepedulian Piala Sakti dan Happy Neldy Penyakit Kanker Saldi Ramadhan Dioperasi di M. Djamil Padang





Kanker di kepala Saldi Ramadhan kian membesar. Sebelah matanya tak lagi berfungsi. Sejak membesarnya penyakit itu, anak nomor satu dari tiga orang bersaudara ini tak lagi bisa makan enak. Kerongkongannya terasa sakit manakala makan dan minum. Sudah tiga hari anak berusia 20 tahun dari pasangan Salmin Piliang dan Marteti itu terbaring di RSUD Padang Pariaman di Parit Malintang.

Kamis (13/8), Ketua DPC Gerindra Padang Pariaman Happy Neldy bersama komunitas Piaman Laweh Sato Sakaki (Piala Sakti) sengaja datang ke rumah sakit menjenguk Saldi Ramadhan. Sebagai komunitas yang peduli terhadap persoalan sosial kemasyarakatan, Piala Sakti yang dibina Happy Neldy sejak beberapa hari belakangan melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya berobat anak yang akan menamatkan pendidikan menengah atasnya tersebut.

Salmin Piliang, ayah Saldi Ramadhan tak kuasa menahan haru. Di dampingi anggota DPRD Padang Pariaman Harpianda Datuak Sari Marajo Alam, dia menyampaikan terima kasih banyak atas kepedulian keluarga besar Piala Sakti dan Gerindra serta calon Wakil Bupati Padang Pariaman Happy Neldy terhadap masalah ini.

Dia menyebutkan, awal penyakit anaknya adalah persoalan sebelah mata, dan ada pembekakan di bagian belakang lehernya. Untuk antisipasi supaya jangan berimbas pada kedua matanya, maka dengan terpaksa dokter menghilangkan satu matanya. "Insya Allah, Senin besok Saldi dioperasi di M. Djamil Padang, berdasarkan rujukan dari RSUD Padang Pariaman," ujarnya.

Harpianda, anggota dewan yang juga mantan Walinagari Gasan Gadang dua periode menyampaikan, bahwa persoalan ini telah disebar ke berbagai pihak, terutama warga Kecamatan Batang Gasan yang ada di seluruh Indonesia. "Semoga kepedulian Piala Sakti, Gerindra dan calon Wakil Bupati Padang Pariaman ini mampu meringankan biaya berobat anak ini," harapnya.

Menurutnya, pasangan keluarga ini adalah satu dari sekian banyak keluarga miskin di Gasan Gadang. Jelas terasa sekali beratnya beban biaya berobat. Mewakili keluarga, Harpianda berharap, visi misi Piala Sakti dan Happy Neldy dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa dalam menatap masa depan, terutama menghadapi hajatan Pilkada yang sudah di depan mata," katanya.

Pada kesempatan itu, Indra, Ketua Piala Sakti menyerahkan ke Saldi uang kontan Rp4 juta lebih sebagai buah dari badoncek banyak orang yang dikumpulkannya melalui jaringan media sosial. "Alhamdulillah, les terus berjalan. Dan itu akan terus hingga tuntas Saldi menjalani berobat di rumah sakit. Sebab, di samping mahalnya biasa berobat, biaya keluarga yang menungguinya pun tak kalah lebih mahal pula," ulasnya.

Indra yang didampingi pengurus Piala Sakti lainnya, anggota DPRD Padang Pariaman dari PDI Perjuangan Jondedi, Bendaha DPC Gerindra Padang Pariaman Syafrizal alias Bujang merasa terayomi oleh Happy Neldy yang juga pembia komunitasnya. "Komunitas Piala Sakti hadir di tengah masyarakat sejak beberapa waktu lalu, dan mengutamakan persoalan sosial masyarakat," katanya.

"Kita ingin, ketika persoalan seperti ini, Piala Sakti pertama yang hadir. Dan Alhamdulillah, dari banyak persoalan sosial yang kita tangani, selalu Piala Sakti dan Happy Neldy yang muncul perdana. Belakangan baru ada pihak lain yang ikut turun," ujarnya.

Happy Neldy yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Pariaman menilai, persoalan kemiskinan, anak terlatar, rumah tak layak huni, adalah beban bersama untuk meningkatkannya. "Terima kasih Piala Sakti yang telah berbuat banyak dalam hal ini. Jangan pernah lelah untuk sosial masyarakat ini. Tuhan punya cara dalam menilai kebaikan yang kita tebar di tengah masyarakat," kata calon Wakil Bupati yang akan berpasangan dengan Refrizal ini. (501)

Inspektorat Padang Pariaman Pastikan Pertanggungjawaban Dana BOS secara Transparan

Kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) digelar rutin Inspektorat Padang Pariaman. Hal itu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana akuntabilitas atas pemanfaatan dan penggunaan dana BOS tersebut.

Hal itu disampaikan Inspektur Hendra Aswara saat pertemuan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rabu (12/8). "Monitoring sebagai tindak-lanjut Permendikbud nomor 19 tahun 2020 tentang perubahan atas Permendikbud nomor 8 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS reguler," kata dia. 

Inspektorat sebagai Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP), ujarnya, ingin memastikan agar penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dana BOS dapat secara akuntabel dan transparan. 

Hendra menjelaskan, bahwa Pasal 9A huruf a yang mengatur sekolah dapat menggunakan dana BOS reguler untuk membeli pulsa, paket data, dan layanan pendidikan daring berbayar bagi pendidik dan peserta didik serta penggunaan untuk protokol kesehatan Covid-19.

"APIP memonitoring untuk persamaan persepsi terhadap juknis BOS tahun ini. Kemudian juga penggunaan BOS untuk menghadapi pandemi Covid-19," ujar Inspektur Hendra Aswara yang didampingi Auditor Alfian. 

Hendra mengingatkan agar Kepala Sekola melaksanakan tertib SPJ sesuai dengan juknis BOS. Kemudian salah satu hal yang sering terabaikan, lanjut Hendra, seperti pencatatan aset sekolah. 

"Misalnya dari dana BOS dibelikan seperangkat komputer, tapi tidak dicatatkan. Meski hanya satu unit, tetap masuk aset daerah sehingga harus dilaporkan," katanya. (501)

Rabu, 12 Agustus 2020

Inspektorat Padang Pariaman Serahkan RKPD-P untuk Acuan Pembahasan APBD Perubahan

Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman telah melaksanakan Reviu atas dokumen Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD-P) 2020. Dokumen RPKD tersebut diserahkan langsung oleh Inspektur Hendra Aswara kepada Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda).

“Alhamdulillah, Reviu RKPD Perubahan 2020 sudah direviu oleh Tim Inspektorat. Selanjutnya dapat digunakan untuk pembahasan APBD Perubahan 2020,” ujar Hendra Aswara di ruang rapat Bapelitbangda, Parit Malintang, Senin (10/8).

RKPD, kata Hendra, merupakan dokumen perencanaan yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).  RKPD memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun.

Pelaksanaan Reviu RKPD-P sebagai salah satu bentuk quality assurance yang dilakukan oleh Inspektorat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), telah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2018 tentang Reviu Atas Dokumen Perencanaan Pembangunan dan Anggaran Daerah Tahunan.

Secara normatif, tambah Hendra, RKPD-P menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang akan diusulkan oleh Kepala Daerah untuk disepakati bersama dengan DPRD sebagai landasan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD).

“Kita berharap APBD Perubahan 2020 bisa segera dibahas dan disahkan bersama oleh eksekutif dan legislatif,” ujar mantan Kabag Humas itu. (501)

Soal Keberanian dalam Membangun Ali Mukhni Dapat Sambutan dari Warga Tunggul Hitam

Warga Tunggul Hitam, Kota Padang memuji kelihaian Bupati Ali Mukhni dalam menggaet dana pusat. Terbukti, banyak sekali pembangunan mega proyek yang terletak di Padang Pariaman. Seperti asrama haji bertaraf internasional, Politeknik pelayaran termegah di Indonesia, MAN Insan Cendikia dan masih banyak lagi. 

"Pak Ali Mukhni punya semangat membangun daerah, punya jaringan di pusat sehingga banyak proyek-proyek besar dibawanya ke Sumbar. Tentunya untuk kesejahteraan umat dan perbaikan ekonomi masyarakat," kata Zal (52) usai menyambut kedatangan Ali Mukhni di Masjid Nurul Ihsan, Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (10/8).

Masyarakat menilai Sumatera Barat butuh pemimpin yang telah terbukti nyata membangun infrastruktur dan program pro rakyat. Tentunya tidak hanya mengandalkan dana APBD saja yang sangat terbatas. "Semoga Pak Ali Mukhni diberikan kesehatan dan yang dicita-citakan dimudahkan Allah SWT. Aamiin," katanya.

Pujian tersebut ditanggapi rasa syukur atas ridho Allah SWT dalam memimpin dan membawa perubahan untuk Padang Pariaman dan Sumatera Barat umumnya. Ali Mukhni menyampaikan, membangun daerah butuh keberanian, semangat pantang menyerah serta berikhtiar agar segala urusan dimudahkan oleh Yang Maha Kuasa. 

"Alhamdulillah, Padang Pariaman yang dulunya porak-poranda karena gempa 2009, insha Allah, sekarang sudah menjadi bangkit dan banyak sekali rahmat yang diberikan Allah SWT," kata Bupati Ali Mukhni. 

Selanjutnya, ia mengekspos berbagai pembangunan, seperti jalan tol Padang Pariaman - Pekanbaru, Kawasan Pendidikan Tarok City, Stadion Utama Sumbar, Kawasan Syekh Burhanuddin, gerbang asrama haji serta masih banyak lagi.

"Sumbar sebentar lagi memiliki Kawasan Terpadu Pendidikan, tempat berdirinya kampus-kampus yang terintegrasi. Ada UNP, Politeknik Unand, ISI Padang Panjang, UIN, gedung Diklat. Lokasi strategis, mudah diakses dengan mobil dan kereta api. Ini rahmat Allah SWT untuk anak kemanakan kita dalam melanjutkan pendidikan," kata Bupati yang juga berasal dari pendidik ini. 

Pada kesempatan tersebut, Ali Mukhni juga membuka secara resmi pertandingan tenis meja se-Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Pertandingan yang digelar di halaman masjid di rencanakan berlangsung hingga akhir bulan ini. Ali Mukhni juga menyerahkan satu set tenis meja dan kelengakapannya untuk warga setempat. (501)

Jambak Lubuk Alung Membara, Delapan Unit Kedai Hangus Terpanggang

Jambak Lubuk Alung, Rabu (12/8) sekira pukul sekira pukul 08.30 Wib membara. Delapan kedai hangus terpanggang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di pinggir jalan Padang - Bukittinggi tersebut, selain kemacetan yang panjang.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 11.00 Wib siang, oleh empat unit mobil pemadam kebakaran Padang Pariaman. Kapolsek Lubuk Alung AKP Harmon bersama Sekretaris Walinagari Balah Hilia Lubuk Alung Rahmanul Hidayat menyebutkan, kerugian ditaksir sekitar Rp500 juta lebih.

Menurutnya, kronologis kejadian bermula dari saksi yang bernama Jon Efendi, seorang tukang ojek melihat ada asap tebal dari belakang kedai atau warung jok sepeda motor. Kemudian saksi serta warga mendatangi warung tersebut dan sesampai di warung, api sudah membesar dan salah satu warga menelpon pemadam kebakaran, dan memadamkan kebakaran.

"Asal api masih dalam penyelidikan pihak berwajib," ungkapnya. Berdasarkan identifikasi yang jadi korban dalam musibah demikian, adalah Andre Alvis, pemilik satu buah kedai jualan rujak sekaligus kedai atau warung sebagai tempat tinggal. Keriguan sekira Rp40 juta. Kemudian Afrika Dewita, pemilik satu unit warung menjual barang harian, dengan kerugian sekira Rp70 juta.

Berikutnya, Rozi Nofri Andru, pemilik kedai atau warung percetakan, kerugian sekira Rp40 juta. Sedangkan Yonasrul, pemilik kedai peralatan pancingan, kerugian sekira Rp50 juta. Afrizal Alfin, pemilik kedai atau warung jok sepeda motor dengan kerugian sekira Rp150 juta, dan Rusdi Roza, pemilik kedai foto kopi serta ayam geprek dengan kerugian sekira Rp200 juta.

"Kedai dan isinya hangus semua, dan tak satupun yang dapat diselamatkan," ujarnya. Pihak Nagari Balah Hilia Lubuk Alung telah melaporkan hal ini kepada Pemkab Padang Pariaman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Yang jelas ini musibah, diharapkan masyarakat korbannya bersabar. (501)

Senin, 10 Agustus 2020

Panwascam Patamuan Pastikan Hak Konstitusi Warga Tidak Hilang

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwascam) Kecamatan Patamuan Darwisman mengajak masyarakat untuk mengawasi pemuktakhiran data pemilih yang sudah dilaksanakan oleh PPDP dari 15 Juli sampai dengan 13 Agustus mendatang.

"Jika masih ada masyarakat yang belum didatangi petugas PPDP untuk dicoklit, silakan melapor ke Panwascam Patamuan dengan membawa KK dan KTP yang berdomisili wilayah Kecamatan Patamuan," kata Darwisman yang juga Kordiv SDM dan Organisasi Panwascam Patamuan, Senin (10/8)

Tahapan pemutakhiran data pemilih merupakan satu diantara tahapan yang penting untuk diawasi karena akan berpengaruh pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pengawasan ini, sebut Darwisman, adalah memastikan hak konstitusi warga masyarakat agar tidak hilang. Karena pentingnya hak pilih ini, maka dia mengajak masyarakat untuk mengawasi dan memastikan namanya terdaftar.

Ditambahkannya, tidak hanya itu juga harus dipastikan bagi warga masyarakat yang tidak memenuhi syarat sebagaimana PKPU Nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan PKPU No 2/2017 pemuktahiran data dan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, pasal 5 ayat 1 sampai 4.

Di antaranya bunyi pasal 5 ayat 2 huruf a, adalah genap berumur 17 tahun atau lebih pada hari pemilihan atau sudah/pernah kawin. "Kemudian pastikan juga keluarga yang sudah meninggal, Polri-TNI, pemilih yang dicabut hak pilinya atau dihapus dari data pemilih," tuturnya.

Dijelaskanya, pada dasarnya pemutakhiran data bertujuan untuk memastikan dan mendata ulang data pemilih. (501)

Untuk Jadi PNS Tanpa Tes Bupati dan DPRD Padang Pariaman Dukung Perjuangan GTKHNK35+

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Arwinsyah menyatakan dukungan serta memberi rekomendasi kepada guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori usia 35 tahun ke atas (GTKHNK35+) untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). 

Informasi itu diungkapkan Ketua Forum GTKHNK35+ Kabupaten Padang Pariaman Rodisman kepada wartawan usai diterima bupati di ruangan kerjanya, Parik Malintang, Senin (10/8). Ia didampingi Wakil Ketua Mulu Dison, Sekretaris Liza Dona, Bendahara Fatmarianti serta anggota, Gusti Kadri dan Arman. 

Menurut Rodisman, Bupati Ali Mukhni memberikan dukungan dan menyatakan kesediaan membuat surat rekomendasi untuk pengangkatan GTKHNK35+ menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa tes. 

Sebelumnya, lanjut dia, mereka sudah menemui Ketua DPRD Padang Pariaman Arwinsyah dan mendapatkan dukungan penuh. Ketua DPRD bahkan membuatkan surat permohonan kepada Ketua DPR RI. Dalam surat bernomor 814/345/DPRD/VI/2020, Arwinsyah memohon kesediaan Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Presiden Republik Indonesia (RI) supaya mengabulkan tuntutan GTKHNK35+ sebagai tertuang dalam hasil rapat koordinasi nasional (Rakornas) di Jakarta, Kamis 20 Februari 2020. 

Tuntutan GTKHNK35+ kepada Presiden RI, ulas Liza Dona yang mengikuti Rakornas itu adalah mengangkat GTKHNK35+ menjadi pegawai negeri sipil (PNS) melalui keputusan presiden (Keppres) serta membayar gaji GTKHNK di bawah usia 35 tahun sesuai upah minimum kota/kabupaten (UMK) setiap bulan dengan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). 

Rakornas GTKHNK35+ itu juga menekankan, pemerintah pusat harus tahu mengapa kepala sekolah mengangkat guru honorer setelah tahun 2004 antara lain banyak guru PNS yang meninggal atau pensiun, guru PNS alih jabatan menjadi kepala sekolah, pengawas atau pejabat struktural birokrasi. 

Selain itu, jumlah rombongan belajar (kelas) bertambah setiap tahun seiring jumlah penduduk yang terus bertambah, adanya moratorium (penghentian sementara) penerimaan calon PNS, terutama guru, selama bertahun-tahun serta pemerintah pusat tidak punya aturan yang jelas tentang tata kelola guru. 

“Rakornas GTKHNK35+ berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC) Kemayoran, diikuti 2.000 peserta 27 provinsi serta sejumlah utusan DPRD dan pemerintah daerah yang sengaja datang ke Jakarta, Kamis 20 Februari 2020 mulai pukul 10.00 s.d 17.00 WIB,” kata Liza Dona. 

Menjelang bertemu Ketua DPRD Arwinsyah dan Bupati Ali Mukhni, ulas Rodisman, mereka sudah diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman Rahmang di Aula Gedung TK/SD Model Limpato, Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. (501)

Gelar Raker Ansor Padang Pariaman Perkuat Pemahaman Nilai Aswaja An-Nahdliyah

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Padang Pariaman gelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pertama sejak keluarnya pengesahan kepengurusannya dari Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor beberapa waktu lalu. Rapat Kerja berlangsung Senin (10/08) malam di Lubuk Alung.

Menurut Ketua PC GP Ansor Padang Pariaman Alva Anwar, Rapat Kerja dihadiri seluruh unsur pengurus PC Ansor dan Ketua Dewan Penasehat GP Ansor Padang Pariaman Zeki Aliwardana. Walaupun dalam suasana yang masih wabah COvid-19, maka pelaksanaan Rapat Kerja juga berpedoman kepada protokol kesehatan. 

“Rapat kerja memutuskan beberapa agenda Ansor Padang Pariaman dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan penguatan pemahaman nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah. Di tengah era digitalisasi dan informasi saat ini, peningkatan pemahaman nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah sangatlah penting. Jangan sampai kader Ansor tidak memahami nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah yang sudah dirumuskan oleh Nahdlatul Ulama,” tutur Alva Anwar.

Dikatakan Alva Anwar, prioritas utama yang dilakukan Ansor Padang Pariaman adalah pengkaderan melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dengan merekrut generasi muda Padang Pariaman. Saat ini sudah banyak pemuda yang menyatakan siap bergabung dengan Ansor dan menanyakan kapan diadakan PKD. Karena mereka ingin mengetahui dan bergabung dengan Ansor secepatnya,” kata Alva menambahkan. 

“Mudah-mudahan pada kepengurusan terdahulu sudah terbentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan. Maka pada kepengurusan PC GP Ansor masa khidmat 2019-2023 ini terbentuk ranting-ranting di nagari. Sehingga penguatan  nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah An-Nahdliyah  melalui Ansor di kalangan generasi muda Padang Pariaman bisa terwujud,” kata Alva, alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman ini.

Ketua Dewan Penasehat Ansor Padang Pariaman Zeki Aliwardana menyambut baik pelaksanaan Rapat Kerja Ansor. “Meski dalam suasana Covid-19, kader Ansor tidak boleh diam. Lakukan berbagai kegiatan yang menyentuh kader Ansor dan masyarakat. Namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Zeki Aliwardana, yang juga mantan Sekretaris PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini. (501)

STKIP PGRI Sumbar Dapat Kapling di Tarok City

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menerima kunjungan PGRI, Badan Pelaksana Harian (BPH) STKIP PGRI dan Pimpinan STKIP PGRI Sumatera Barat, Senin (10/8) di IKK Parik Malintang.

Kunjugan ini dalam rangka menjalin silaturahmi menyatukan hati sesama almamater sekaligus membicarakan keinginan Prof. Ansofino selaku BPH STKIP PGRI membangun kampusnya di Tarok city. 

"Kami Pemerintah Kabupaten Padang  Pariaman menyambut baik pengajuan tanah oleh pihak STKIP PGRI sebagai lahan untuk pembangunan kampus  di Tarok City," ujar Bupati Ali Mukhni.

Katanya, pihaknya akan menyediakan tanah seluas 10 hektar untuk pembangunanan ini. Bupati berharap agar dalam prosesnya nanti berjalan lancar tanpa hambatan. "Semoga STKIP PGRI dapat segera menjadi Universitas PGRI Sumatera Barat serta dapat menoreskan prestasi lainnya," ungkapnya. 

Senada dengan itu, Prof. Ansofino mengaku senang atas sambutan yang diberikan Bupati Padang Pariaman. "Kita merasa senang atas sambutan yang diberikan bupati, dan kita berharap agar segala proses dalam niat baik untuk membangun kampus STKIP PGRI di Tarok City dapat berjalan lancar dan cepat," ujarnya. (501)

FMIPA Unand Bangun Peternakan Lebah Madu di Padang Pariaman

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menghadiri audiensi pengembangan agrowisata dari jurusan Biologi FMIPA Unand, Senin (10/8) di ruang rapat Sekretariat Daerah setempat.

Dalam audiensi tersebut, Dr. Tesri Mairizal, selaku rombongan menjelaskan tentang pengembangan peternakan madu di Nagari Limau Purut, Kecamatan V Koto Timur yang telah dibangun pada masa pemerintahan Bupati Anas Malik dan akan dapat menjadi sentral untuk peternakan lebah madu.

“Kabupaten Padang Pariaman telah memiliki peternakan madu di Nagari Limau Purut yang dapat berpotensi untuk menambah agrowisata. Namun kendala yang dihadapi saat ini, adalah alat pemeras madu dan izinnya belum ada. Kami berharap, Pemkab dapat memfasilitasi segala hal yang jadi kendala itu,” terangnya.

Ia menambahkan, pengembangan galo-galo dan lebah madu di Sungai Geringging juga berpotensi untuk dijadikan lahan agrowisata. Kawasan Tarok City juga berpotensi besar dijadikan taman agrowisata berbasis edukasi. 

“Selain dapat dijadikan lahan agrowisata ketika telah dibangun peternakan lebah, Kawasan Tarok City dapat dijadikan sebagai kawasan edukasi, dimana setiap pengunjung yang datang dapat belajar sambil bermain,” terangnya.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyambut senang rencana FMIPA Unand. Menurutnya, perencanaan ini merupakan hal yang baik untuk menunjang pembangunan. “Pemkab akan memfasilitasi segala hal yang dibutuhkan oleh FMIPA Unand, termasuk masalah perizinan, serta meminta FMIPA Unand agar segera memasukan proposal serta administrasi lainnya,” tutupnya. (501)

Sabtu, 08 Agustus 2020

Kelapa Unggulan Koto Baru Berusaha Go Internasional

Nagari Koto Baru, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman sejak 2014 silam ditetapkan sebagai nagari model kelapa di Provinsi Sumatera Barat. Penetapan ini berdasarkan pertimbangan potensi kelapa yang ada di nagari itu. Luas nagari 8,41 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 1.958 jiwa.

“Nagari Koto Baru terdiri dari empat korong; Kapuah, Solok Pintu Gabang, Kampuang Cubadak, dan Tungka Kampuang Panyalai. Nagari ini berbatasan dengan Batu Kalang di sebelah utara. Sebelah selatan dengan Sungai Sariak. Sementara sebelah timur dengan Sungai Durian dan sebelah Barat dengan Koto Dalam,” kata Walinagari Koto Baru, H. Zulhendrayani.

Memiliki perkebunan kelapa seluas 10 hektar, serta bibit kelapa yang unggul menjadikan nagari ini sebagai model kelapa. Kelapa yang dihasilkan perkebunan diolah menjadi beberapa produk berbahan dasar kelapa. Kelapa dijuluki pohon kehidupan karena setiap bagiannya dapat dimanfaatkan, seperti sabutnya dapat diolah menjadi keset, sapu, matras, dan bahan pembuat spring bed. Tempurung kelapa dapat dimanfaatkan menjadi charcoal, asap cair, carbon aktif dan kerajinan tangan. Daging buah dapat dijadikan kopra, minyak kelapa, coconut cream, santan kelapa parutan kering, virgin coconut oil (VCO), dan sabun kecantikan. Sedangkan air kelapa dapat diolah menjadi cuka dan nata de coco.

“Nagari model ini memiliki kebun sumber benih kelapa, yaitu Blok Penghasil Tinggi (BPT), dan penangkaran bibit kelapa menghasilkan produk-produk olahan kelapa. Aktor yang paling berperan dalam kegiatan ini adalah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang diberi nama Berkah Bersama yang terdiri dari 11 kelompok tani (Keltan), dan telah menghasilkan beberapa produk berbahan dasar kelapa,” ujar dia.

Zulhendrayani yang kini Ketua Forum Walinagari Kabupaten Padang Pariaman ini mengatakan, selain membuat berbagai kerajinan dari limbah kelapa, Gapoktan Berkah Bersama juga telah mengasilkan produk kesehatan berbahan dasar kelapa. Di antaranya minyak VCO yang dibuat tanpa pemanasan yang berguna untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu juga ada sabun kecantikan VCO serta Gapoktan ini juga menyediakan prduk asap cair tempurung kelapa yang dihasilkan melalui proses kondensasi dan pirolisis tempurung kelapa yang diproduksi langsung di rumah VCO Gapoktan Berkah Bersama.

Kelapa di Nagari Koto Baru merupakan tanaman unggulan yang ada di Indonesia. Tidak heran jika pasarnya sudah melintasi berbagai pulau di nusantara, dan saat ini Gapotan Berkah Bersama tengah mengupayakan sertifikat agar kelapa Nagari Kotot Baru dapat mendunia atau go internasional. Selain menjadi model kelapa, Koto Baru juga memiliki destinasi wisata; Jembatan Lubuak Tano yang nantinya akan dikelola langsung oleh BUMNag Kobar Mandiri yang disiapkan sebagai penambah income nagari.

“Didirkan dua tahun lalu, BUMNag Kobar Mandiri mengelola usaha makanan serta barang pertanian yang dibutuhkan para petani, seperti pupuk dan pestisisda. Kita memilih menjual produk pertanian karena sebagian besar masyarakat berprofesi petani dan banyak megelola lahan pertanian," ujarnya. (501)

Kamis, 06 Agustus 2020

Empat Santri Madrasatul 'Ulum Lubuak Pua Dikukuhkan Jadi Tuanku

VII Koto--Empat orang santri kelas tujuh atau tamat Madrasah Aliyah Ponpes Madrasatul 'Ulum Lubuk Pua, Nagari Balah Aie Utara, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman, Rabu (5/8/2020) dikukuhkan sebagai tuanku. Bersamaan dengan itu 16 orang santri Madrasah Tsanawiyah menerima ijazah.

Pengukuhan yang disaksikan Wagub Sumbar Nasrul Abit yang diwakili Kadis Pariwisata Novrial, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Kepala Kemenag, Dr. Helmi, anggota DPRD Padang Pariaman, Happy Neldy, Ramli, Tuanku Afredison, dan Safruddin serta tamu undangan lainnya itu berlangsung dengan amat sakral.

Di awali dengan petatah-petitih antara perwakilan orangtua santri yang dikukuhkan sebagai tuanku dengan Buya H. Marzuki Tuanku Nan Basa, H. Ahmad Yusuf Tuanku Sidi, H. Zainuddin Tuanku Bagindo Basa, yang masing-masingnya sebagai Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Madrasatul 'Ulum Lubuk Pandan dan Lubuk Pua.

Petatah-petitih atau berunding, adalah bagian terpenting dalam sebuah acara bernuansa agama dan adat di negeri ini. "Warih bajawek pusako batarimo. Sudah berbilang hari, bulan dan tahun anak kemenakan kami mengaji di pesantren ini, rasanya patut diberikan gelar oleh gurunya, sebagai langkah untuk pengabdiannya yang panjang di tengah masyarakat nantinya," perwakilan orangtua santri itu berbicara dengan pimpinan pesantren.

Mereka yang dikukuhkan itu; Dedi Suhandi bergelar Tuanku Sidi Malin, berasal dari Guguak, Kecamatan 2x11 Kayutanam. Selanjutnya, Ahmad Jamal berasal dari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis bergelar Tuanku Bagindo Hafidz. Kemudian Hasan Saputra, santri yang berasal dari Tandikek, Kecamatan Patamuan bergelar Tuanku Sidi. Dan Arif Ramadhan, santri yang berasal dari Sikabu Ulakan bergelar Tuanku Bagindo Arif.

Kepada mereka itu, Buya Ahmad Yusuf Tuanku Sidi berpesan untuk terus menggali dan mendalami ilmu. "Ini bukan perhentian, tetapi awal pengabdian sebagai langkah untuk mengabdi di tengah masyarakat. Apalagi yang namanya rukun 13 kampung masih belum matang. Jadi, para orangtua dan undangan yang datang, mari kita sebutkan secara bersama di pasa nan rami dan labuah dan golong gelar yang kita berikan secara bersama-sama tadi," ujarnya.

"Ketek banamo, gadang bagala. Merupakan kelaziman kita selaku orang Minangkabau. Dan itu tentu tidak saja terjadi di kalangan kaum adat, tetapi juga berlaku di kita yang saban hari menuntut ilmu di surau yang sekarang disebut pesantren," ujarnya.

Pelopor hidup bersih dan sehat


Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni pada kesempatan itu memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kelangsungan acara itu. Dengan semangat yang luar biasa, secara pribadi dia menyumbang ke pesantren Rp5 juta. "Atas nama pemerintah, kita mengajak Pesantren Madrasatul 'Ulum sebagai garda terdepan dalam pola hidup bersih dan sehat," katanya.

Sebab, kata dia, hidup bersih dan sehat adalah bagian terpenting dalam melawan corona yang tengah mewabah di negeri ini. Kemudian, katanya, dengan adanya acara ini tentu pesantren telah berpartisipasi banyak di tengah masyarakat dalam pembangunan sumberdaya manusia. Apalagi, pesantren melahirkan kader-kader yang menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul kharimah.

Kepala Kemenag Padang Pariaman Helmi menyebutkan, santri saat ini telah banyak yang berkiprah di berbagai level kehidupan. Bahkan, tanpa melalui pendidikan paket, santri bisa melanjutkan jenjang pendidikan tinggi. "Santri telah dapat perlakukan khusus. Sejak beberapa tahun belakangan, setiap 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri," ujarnya.

"Khusus Ponpes Madrasatul 'Ulum ada kadernya yang duduk di dewan. Ini sungguh luar biasa. Tinggal bagaimana ada komunikasi yang bagus dalam kemajuan pendidikan ini bisa dibicarakan secara bersama dengan anggota dewan," katanya lagi.

Ketua Fraksi PKB DPRD Padang Pariaman Tuanku Afredison yang mewakili tokoh masyarakat mengajak Kemenag untuk lebih serius memperhatikan lembaga pesantren. "Saya dan kawan-kawan anggota dewan siap dengan berbagai cara untuk menyuarakan kepentingan pesantren, agar bisa bersama-sama membangun daerah ini," ungkapnya.

Kadis Pariwisata Sumbar Novrial menyampaikan terima kasih kepada pihak pesantren yang telah memberikan baktinya di tengah masyarakat. "Walau bagaimanapun, dunia sekarang bersaing lewat pendidikan. Sebagai lembaga tertua, pesantren telah banyak melakukan langkah positif dalam pembangunan akhlakul kharimah," ujar dia. 

Sedangkan 16 santri yang menerima ijazah Madrasah Tsanawiyah itu; Adi Putra berasal dari Koto Sinyamu, Kabupaten Dharmasraya, Muhammad Dani dari Singgalang, Tanah Datar, Ferdi dari Koto Bangko, Provinsi Jambi, Andre Nanda dari Duri, Provinsi Riau, Ahmad Albar, Bambang Parmadi dari Sawahlunto, Ahmad Dani dari Padang Toboh Ulakan, Dedi Saputra dari Sawahlunto.

Berikutnya, M. Gani Yulhamidi dari Kayutanam, Muhammad Rizal dari Medan, Sumatera Utara, Gebi Lesmanto dari Dharmasraya, Muhammad Arif dari Sawahlunto, Muhammad dari Tandikek, M. Adnan Syafei dari Bekasi, Jawa Barat, Nofril Aldo dari Padang Toboh Ulakan, dan Rendi Saputra dari Koto Salak, Dharmasraya. (501)

Wabup Resmikan Mushalla yang Dibangun Alumni Lager 82

Mushalla SMP Negeri 1 Enam Lingkung diresmikan oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur yang juga merupakan alumni tahun 1987 di sekolah ini. Peresmian disaksikan Kapolres, Kadis Pendidikan, Camat Enam Lingkung, Kapolsek, walinagari, niniak mamak dan alim ulama.

Tujuan utama pembangunan ini adalah secara spontanitas dengan niat baik dan ikhlas. "Kita ingin masyarakat dan pihak sekolah dapat menggunakan mushalla ini sebagai tempat ibadah sehari-hari serta juga mampu meningkatkan iman dan taqwa seluruh siswa dan guru di sekolah," ungkap Arjon, Ketua Pembangunan.

Sejak tahap awal pelaksanaan perencanaan hingga saat ini, alhamdulillah Alumni Lager'82 sudah mengeluarkan biaya sebanyak Rp582.372.000. "Insya Allah kelanjutan pembangunan ini kita menerima donatur dari alumni lainnya," ulas Arjon.

"Atas nama pemerintah daerah, saya sangat mengapresiasi dukungan alumni untuk almamater tercinta karena kegiatan ini sangat positif untuk meningkatkan iman dan taqwa seluruh siswa dan guru," sambung Wabup Suhatri Bur.

Kepada seluruh siswa dan guru, Suhatri Bur mengajak untuk bersama-sama menjaga mushalla yang dibangun oleh Alumni Lager'82 ini, dan insya Allah alumni yang lain akan terbuka niat baiknya untuk membangun almamater.

Wabup Suhatri Bur mengajak semua pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan, karena sudah beberapa lama ini PBM di laksanakan di rumah masing-masing. "Dengan kepatuhan kita semua, insya Allah wabah Covid-19 ini cepat berakhir," ungkapnya. (501)